7 Cara Membangun Hubungan dengan Seseorang yang Memiliki Sifat Avoidant

Menjalin cinta dengan seseorang yang avoidant bukan mustahil asal tahu cara mendekatinya dengan hati dan empati. --Freepik
Menghadapi orang avoidant dengan konfrontasi langsung bisa membuat mereka semakin menjauh. Bahkan menutup diri sepenuhnya.
Mereka cenderung merasa terancam jika situasi berubah menjadi terlalu intens atau emosional. Terutama jika mereka merasa disudutkan.
Konfrontasi yang bernada menyalahkan atau penuh tekanan dapat memicu respons pertahanan yang kuat. Seperti menarik diri, bersikap dingin, atau menghindar sepenuhnya dari percakapan.
BACA JUGA:Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental dan Fisik
Sebaiknya gunakan pendekatan yang lembut dan penuh pengertian ketika membahas masalah dalam hubungan.
Pilih waktu yang tepat, suasana yang tenang, dan gunakan bahasa tubuh yang tidak mengintimidasi. Dengarkan juga sudut pandang mereka tanpa buru-buru memberi penilaian.
Dengan menciptakan atmosfer yang aman secara emosional, mereka akan lebih terbuka untuk membicarakan masalah tanpa merasa perlu melarikan diri atau menutup diri sepenuhnya.
BACA JUGA:Curhat dan Dampaknya untuk Kesehatan Mental, Jangan Pendam Sendirian
5. Hargai Kemandirian Mereka
Cinta yang sehat adalah ketika kamu bisa hadir tanpa harus mengikat dan tetap menghargai kemandiriannya. --Freepik
Banyak orang dengan sifat avoidant sangat menghargai ruang pribadi dan kemandirian mereka. Bagi mereka, kebebasan adalah bagian penting dari identitas dan ketenangan batin.
Ketika mereka merasa bahwa hubungan mengancam ruang tersebut, perasaan terjebak dan kewalahan bisa muncul. Bahkan jika mereka menyayangi Anda.
Memberikan kebebasan bukan berarti menjauh. Tetapi justru menciptakan fondasi kepercayaan yang sehat dalam hubungan.
Dorong mereka untuk mengejar hobi, aktivitas, atau waktu pribadi mereka tanpa rasa bersalah. Dan di saat yang sama tetap hadir secara emosional ketika mereka membutuhkannya.
BACA JUGA:5 Tanda Hubungan yang Makin Memburuk dan Akan Usai, Harus Segera Evaluasi
Dengan menghargai kemandirian mereka, Anda menunjukkan bahwa hubungan tidak harus mengorbankan kebebasan. Melainkan bisa menjadi ruang yang saling mendukung. Dua individu tetap bisa tumbuh secara personal sambil tetap terhubung secara emosional.
6. Berikan Dukungan Tanpa Terlihat Mengontrol
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: