7 Cara Membangun Hubungan dengan Seseorang yang Memiliki Sifat Avoidant

Menjalin cinta dengan seseorang yang avoidant bukan mustahil asal tahu cara mendekatinya dengan hati dan empati. --Freepik
HARIAN DISWAY – Menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki sifat avoidant bisa menjadi tantangan tersendiri.
Orang dengan pola attachment avoidant cenderung menghindari kedekatan emosional. Karena mereka takut akan keterikatan, penolakan, atau kehilangan kebebasan.
Mereka sering kali menjaga jarak. Sulit mengekspresikan perasaan, dan lebih nyaman dalam kesendirian.
BACA JUGA:Berkaca dari Virgoun, Waspadai 3 Hal ini Ketika Hendak Menjalin Hubungan
Dalam hubungan mungkin tampak dingin, tidak peduli, atau bahkan terkesan acuh tak acuh. Tapi sebenarnya mereka sedang berusaha melindungi diri dari rasa sakit emosional.
Rasa sakit yang mereka tidak tahu bagaimana cara menghadapinya. Ketika dihadapkan pada situasi yang terlalu intim atau emosional, mereka mungkin memilih untuk menghindar, menarik diri, atau mencari pelarian agar tetap merasa aman.
Pola itu sering kali terbentuk dari pengalaman masa lalu. Seperti pengasuhan yang kurang responsif atau trauma emosional yang belum terselesaikan.
BACA JUGA:5 Cara Bersosialisasi untuk Si Introvert saat Lebaran
Namun, bukan berarti hubungan dengan mereka tidak bisa berjalan harmonis. Dengan pendekatan yang tepat, komunikasi yang sehat, serta kesabaran yang tinggi, Anda bisa membangun hubungan yang penuh pengertian dan saling menghargai.
Ketika seseorang dengan sifat avoidant merasa diterima apa adanya dan tidak ditekan untuk berubah secara instan, perlahan mereka bisa mulai membuka diri, belajar mempercayai, dan menunjukkan kasih sayang dengan caranya sendiri.
1. Beri Ruang dan Jangan Memaksa
Mencintai berarti memberi ruang agar merasa aman karena kedekatan tumbuh dari kesabaran bukan paksaan. --Freepik
Orang dengan sifat avoidant cenderung merasa tertekan jika dipaksa untuk terbuka atau terlalu cepat menjalin kedekatan.
BACA JUGA:5 Tip Praktis yang Dapat Membantu si Introvert Menjadi Orang Tua Baru
Mereka bisa merespons tekanan emosional dengan menarik diri secara tiba-tiba. Atau menciptakan jarak untuk melindungi diri dari apa yang mereka anggap sebagai ancaman terhadap kemandirian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: