Siswa ITCC Raih Beasiswa ke Tiongkok (4): Mimpi Besar Anak Cleaning Service

Muhammad Endy Qoriawan saat berhasil menyelesaikan kuliah D3 E-Commerce dalam waktu 1,5 tahun di Shandong Water Conservacy Vocational Institute, Tiongkok.-Muhammad Endy Qoriawan-
Keterbatasan ekonomi tak menjadi kendala untuk meraih cita-cita. Muhammad Endy Qoriawan, contohnya. Ia mendapatkan beasiswa pendidikan di Shandong Water Conservancy Vocational Institute lewat ITCC. Supino, ibunya, bicara panjang lebar tentang tekad putranya itu.
ITCC (Indonesia Tionghoa Culture Centre) adalah yayasan pendidikan bahasa Mandarin di Surabaya. Yayasan yang telah berdiri sejak 2001 itu membuka peluang beasiswa pendidikan ke Tiongkok. Salah seorang siswa, Muhammad Endy Qoriawan, terpilih sebagai penerima beasiswa.
Endy tumbuh dari keluarga sederhana yang tinggal di Tarakan, Kalimantan Utara. Supino, ibunya, adalah petugas cleaning service di Puskesmas Juata Tarakan.
Penghasilannya Rp1.475.000. Sedangkan ayahnya Parjo bermata pencaharian sebagai marbot. Gajinya hanya Rp1,5 juta.
Muhammad Endy Qoriawan, penerima beasiswa ITCC saat berada di Tiongkok.-Muhammad Endy Qoriawan-
Endy merupakan lulusan SMKN 2 Tarakan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang melanjutkan pendidikan ke D3 program studi E-commerce di Shandong Water Conservancy Vocational Institute pada 2019.
Baginya, mengambil keputusan untuk menempuh pendidikan di negeri orang tentu tidak mudah. Apalagi penghasilan orang tua Endy berada di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan tahun 2019. Artinya, kondisi perekonomian keluarga Endy masih jauh dari kata sejahtera.
BACA JUGA:Siswa ITCC Raih Beasiswa ke Tiongkok (2): Surya Anjaya Ingin Mandiri dan Berjejaring
Endy pertama kali mengenal beasiswa ke Tiongkok dari pameran ITCC yang diadakan di Tarakan. Keinginan Endy untuk belajar di luar negeri sudah ada sejak di bangku SMP. Jadi, dari dulu Endy sudah menaruh minat pada bahasa asing.
Tanpa mengikuti kursus apa pun, dia berhasil meraih skor Test of English as a Foreign Language (TOEFL) di atas 500. Nilai TOEFL menjadi salah satu persyaratan berkas yang harus dimiliki penerima beasiswa di ITCC waktu itu.
Mulai April 2019, Endy berangkat ke Surabaya untuk mendapatkan pembekalan di ITCC. Dalam tahap pembekalan itu, Endy mendapatkan pelajaran bahasa Mandarin.
BACA JUGA:Siswa ITCC Raih Beasiswa ke Tiongkok (1): Bening Tilu Kejar Cita-Cita Mulia
Kemudian ia berangkat ke Tiongkok pada Oktober 2019. Menjalani masa studi D3 E-commerce yang seharusnya berlangsung selama 3 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: harian disway