Tim Medis di Surakarta Diserang Oleh Oknum Brimob

Tim Medis di Surakarta Diserang Oleh Oknum Brimob

Tim medis yang tengah menjadi relawan saat aksi demonstrasi mendapat serangan dari Oknum Brimob-- instagram @lagidisolo dan instagram resmi sambernyawa rescue team @srt_1923

HARIAN DISWAY - Buntut aksi demonstrasi yang terjadi di Surakarta, Jawa Tengah pada Jumat, 29 Agustus 2025 menjadi ricuh dan menjadi anarki. Sekelompok relawan tim medis menjadi korban atas ricuhnya aksi demo yang ada di Surakarta.

Niat baik tim medis yang akan menyelamatkan korban-korban dari aksi demonstrasi justru tak disambut baik oleh Oknum Korps Brigade Mobil (Brimob). Dari video yang tersebar di media sosial menunjukkan kondisi tim medis di dalam ambulans.

Tim medis yang ada di dalam mobil ambulans itu panik sebab mobil yang mereka tumpangi diserang oleh Oknum Brimob. Sebelumnya, tim medis juga dihalangi dan tak diizinkan masuk untuk mengevakuasi korban oleh Oknum Brimob.

Kondisi di area demonstrasi juga sangat ricuh, dalam video yang beredar di media sosial juga tampak beberapa Oknum anggota Brimob memukul habis-habisan salah satu tim medis. Mirisnya, walaupun rekan medis lainnya sudah menjelaskan bahwa yang dipukuli tersebut adalah salah satu anggota tim medis, akan tetapi Oknum Brimob itu tetap tidak peduli dan berusaha memukul kembali.  

BACA JUGA:Sopir Ojol Mati Dilindas Rantis di Area Demo: Ia Cuma Antar Makanan

BACA JUGA:Aksi Demo di Jakarta Berlanjut, Mahasiswa Dobrak Gerbang Polda Metro Jaya

Sopir ambulans dari tim medis Sambernyawa Rescue Team juga menjadi korban. Tampak pada postingan foto di akun resmi media sosial milik Sambernyawa Rescue Team yang menunjukkan kondisi dari sopir ambulans mereka. Wajah sopir ambulans tersebut berlumuran darah, dengan beberapa luka akibat keroyokan yang dilakukan oleh anggota Brimob.

Kronologi Pencegatan Tim Medis  

Menurut salah satu saksi bernama Nopal yang merupakan anggota tim medis Sambernyawa Rescue Team, ia menjelaskan bahwa saat itu tim medis akan mengevakuasi korban yang terkena gas air mata.

"Saat kita ingin datang ke tempat, kita langsung diberhentikan oleh anggota Brimob," ujar Nopal, tim medis dari Sambernyawa Rescue Team.

Setelah diberhentikan, mobil ambulans dari tim medis itu kemudian dibuka dan Oknum Brimob itu kemudian menarik dan langsung memukul sopir ambulans bernama Dika. Kemudian ada korban lain bernama Radit dari salah satu organisasi relawan yang juga turut menjadi korban.

BACA JUGA:Affan Tak Ikut Demonstrasi, Tewas Dilindas Rantis Brimob saat Antar Pesanan Makanan

BACA JUGA:6 Ribu Ojol Serentak Demo di Jatim, Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

Mengetahui bahwa rekan-rekan medisnya dalam keadaan tidak baik, Nopal kemudian berinisiatif membawa dua rekannya tersebut ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan mobil ambulans tersebut. Tetapi, oknum Brimob itu tetap saja menghalangi dengan mencabut kunci mobil ambulans yang akan digunakan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: instagram @lagidisolo