4 Kesalahan Taktikal Liverpool Saat Dibantai Nottingham Forest, Area 14 Kosong!

4 Kesalahan Taktikal Liverpool Saat Dibantai Nottingham Forest, Area 14 Kosong!

Liverpool vs Nottingham Forest 0-3, musim terburuk The Reds sejak 1965! Foto: Curtis Jones mencoba mendobrak pertahanan Forest (tengah), 22 November 2025. -Darren Staples-AFP

Gol ketiga menggambarkan dua masalah besar. Kurangnya intensitas dan hilangnya gelandang bertahan yang melindungi area 14 (zona depan kotak penalti). Switch play cepat Forest benar-benar tak terhalang.

Omari Hutchinson mengalahkan Andy Robertson dalam duel satu lawan satu. Ia menguasai bola menghadapi ruang kosong di depan gawang. Ia juga mendapatkan momentum penuh yang membuatnya leluasa melepaskan umpan silang ke mana saja.

BACA JUGA:Liverpool Tundukkan Real Madrid, Arne Slot Ingatkan Soal Low Block

BACA JUGA:Liverpool vs Real Madrid 1-0, The Reds Tundukkan Los Blancos di Tengah Tren Negatif

Hutchinson memotong ke dalam dan menembak, namun bisa diselamatkan Alisson Becker. Namun, salahnya, Mac Allister kembali meninggalkan area sentral untuk menutup tembakan.

Niatnya baik. Tapi, ketika ia keluar dari zona tengah, tidak ada pemain lain yang menutup ruang tersebut. Bola muntah pun disambar Morgan Gibbs-White yang kembali masuk ke ruang bebas dan mencetak gol tanpa kawalan.

Jadi, ada pola berulang yang terjadi di tiga gol Forest. Ruang di depan bek selalu kosong. Tidak ada gelandang bertahan yang menjaga area itu. Liverpool turun terlalu dalam hingga lupa menutup lini kedua.

BACA JUGA:Rating Pemain Liverpool yang Tekuk Real Madrid 1-0, Semua Lini (Akhirnya) Mulai Kompak

BACA JUGA:Xabi Alonso Yakin Florian Wirtz Sukses di Liverpool: Ini Hanya Soal Waktu

4. Struktur dan keseimbangan Liverpool rusak setelah pergantian pemain


Rating pemain Liverpool yang disikat Nottingham Forest 0-3, depan sampai belakang jelek semua. Foto: Alexis Mac Allister berusaha membongkar pertahanan Forest, 22 November 2025.-Darren Staples-AFP

Arne Slot memasukkan banyak pemain ofensif setelah kebobolan dua gol. Ada Hugo Ekitike dan Federico Chiesa yang diharapkan bikin Liverpool mengejar ketinggalan.

Namun, setelah pergantian pemain, Liverpool makin kehilangan keseimbangan. Alexis Mac Allister berjuang sendirian. Tidak ada gelandang bertahan yang menjaga zona vital. Yang Slot lalukan untuk mengejar gol malah membuat Forest lebih mudah menyerang ruang tengah Liverpool.

Liverpool kehilangan keseimbangan, intensitas, dan chemistry. Tiga hal yang dulu menjadi DNA Liverpool era Jurgen Klopp. Area 14 benar-benar jadi masalah terbesar Liverpool musim ini.

Itu yang harus jadi prioritas Arne Slot, sebelum ia dipecat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: bbc