Peserta Koko Cici Jatim 2025 Ikuti Kelas Mandarin, Belajar Pinyin hingga Pelafalan
Koko Cici Jatim 2025 menghadiri kelas bahasa Mandarin dasar melalui zoom meeting bersama Laoshi Grace dari lembaga kursus CENRIN pada Kamis, 27 November 2025. - Ilmi Bening - Harian Disway
Sedangkan pembacaan huruf "e" memiliki dua metode. Yaitu seperti huruf "e" pada umumnya. Atau huruf "e" pada kata “emas”. Bergantung kosakatanya.
Selanjutnya, nada pertama dalam bahasa Mandarin menggunakan suara yang tinggi dan datar. Seperti menyanyi nada “do”. Nada kedua memperlihatkan suara naik. Nada ketiga memperlihatkan suara yang turun terlebih dahulu, lalu naik. Nada empat menunjukkan suara tinggi. Lalu berlanjut ke turun.
Nada netral memperlihatkan suara yang pendek dan ringan, digunakan untuk partikel tanya. “Nada kedua itu mirip dengan suara kita kalau bilang, ‘hah’. Yang terakhir, nada netral tidak ada nadanya. Seperti kalimat nǐ hǎo ma,” ucap Grace.
BACA JUGA:Setetes Darah, Sejuta Kehidupan; Kerja Sama PMI dengan Koko Cici Jawa Timur 2024
Di sesi terakhir, seluruh Koko dan Cici mengikuti kuis. Mereka mengingat kembali materi yang telah diajarkan. Peserta terlihat aktif menjawab dari Laoshi Grace yang terdiri atas uraian dan pilihan ganda.
Koko dan Cici pun dipersilakan membagikan kesan dan pesan selama mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin. Itu merupakan serangkaian acara dalam gelaran Koko Cici Jatim 2025.
“Thank you so much. Pematerinya super duper insightful. Buat saya yang jarang menggunakan Bahasa Mandarin di rumah, pelajaran ini akan sangat berguna sekali. Sebagai bekal saya dalam mengikuti Koko Cici Jatim 2025,” ujar Cici Celine. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: