Siap Siaga Bencana, DPRD Trenggalek Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur pada 2026
KETUA DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menerapkan kesiagsiagaan bencana hingga akhir tahun, konsentrasi di wilayah selatan.--PDIP Jatim
HARIAN DISWAY – Bencana yang datang berurutan menjelang akhir tahun ini menuai keprihatinan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi. Kendati sejauh ini wilayahnya masih aman, ia dan seluruh jajaran pemerintah daerah bersiaga.
“Khusus untuk Desember ini, kami mempersiapkan dana sebesar Rp1,5 M. Itu menjadi bagian dari kesiapsiagaan bencana di Trenggalek,” paparnya kepada Harian Disway Sabtu, 13 Desember 2025.
Saat ini, Doding berfokus pada Natal dan Tahun Baru (Nataru). Nataru yang identik dengan musim liburan membuat pihaknya harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, beberapa lokasi relatif menjadi lebih ramai jika dibandingkan hari-hari biasa.
“Nataru ini harus selalu siap siaga. Terutama, di wilayah selatan,” kata Doding. Ia menambahkan bahwa tiap Desember, konsentrasi massa selalu ada di wilayah selatan. “Selatan ini kan wilayah pantai ya,” imbuhnya.
BACA JUGA:Soroti Keadilan Ekologis, Mas Ipin Sebut Masa Depan Bumi adalah Tanggung Jawab Bangsa
BACA JUGA:Ketua DPRD Trenggalek Larang Guru Intimidasi Siswa SMAN 1 Kampak Pascademo
Meningkatnya jumlah massa membuat Doding juga harus menambah pengamanan. Semua jajaran dari Linmas sampai Polres disiagakan. “Kami sudah siap. Semuanya akan siaga sampai akhir tahun,” paparnya.
Terkait persiapan kebencanaan pada tahun depan, Doding menegaskan bahwa DPRD Trenggalek akan terus berupaya mencukupi kebutuhan. “Kita semua tahu bahwa anggaran 2026 agak turun karena memang dipotong dari pusat. Jadi, kita ya harus pintar dan bijak menggunakan anggaran,” paparnya.
Sesuai arahan, Doding akan menyusun skala prioritas. “Infrastruktur di Trenggalek ini sebenarnya sudah tertekan sejak 2024. Saat ini, jalanan yang kondisinya masih bagus hanya sekitar 66 persen, turun jika dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.
Karena infrastruktur adalah bagian penting dari pembangunan dan keseharian masyarakat, maka perbaikan infrastruktur menjadi prioritas.
BACA JUGA:PDIP Kabupaten Trenggalek Tuntaskan Penjaringan Calon Ketua DPC dan DPD
BACA JUGA:Pemkab Trenggalek Hadirkan Kantung Parkir Gratis, Dorong Tertib Lalu Lintas dan Nyaman untuk Warga
“Sekarang ini kan cuacanya tidak bisa diprediksi ya. Hujan turun sepanjang tahun. Jalanan jadi lebih cepat rusak,” kata Doding.
Karena itu, untuk 2026 nanti, Kabupaten Trenggalek akan mengalokasikan dana khusus untuk perbaikan jalan. “Pembangunan dan perbaikan jalan harus tetap kami anggarkan, demikian juga pemeliharaannya. Semua akan kami upayakan agar maksimal meskipun ada pengurangan anggaran,” lanjutnya.
Hal lain yang menjadi proritas Doding adalah pembentukan Dinas Lingkungan Hidup. “Ini penting untuk memaksimalkan program-program terkait lingkungan hidup,” ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Trenggalek, menurut ia, akan mengurusi hal-hal yang spesifik. “Misalnya penanaman pohon dan penanganan sampah. Semuanya itu penting untuk mengantisipasi banjir dan tanah longsor,” tandasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: