Deretan Interior Tangga Terbaik Dunia 2025, Simbol Artistik dan Narasi Filosofis
TANGGA SPIRAL dalam Shanghai Grand Opera House di Tiongkok, rancangan studio arsitektur ternama Snøhetta.-Snøhetta-dezeen.com
Anak tangganya menggunakan papan kayu modifikasi, dan di bagian atas, keduanya menyatu membentuk dek pandang luar ruang yang menghadap kota.
Nuansa berbeda muncul di Meksiko melalui proyek Wooden Annexe karya Pedro & Juana. Sebuah tangga kayu pinus tertutup menembus atap terakota rumah di Valle de Bravo.
Tangga itu menghubungkan bangunan lama dengan perluasan rumah di area yang lebih tinggi. Sekaligus melintasi halaman terbuka. Siluet bertingkatnya memberi karakter kuat pada keseluruhan hunian.
BACA JUGA:5 Material Interior Favorit untuk Rumah Estetik dan Fungsional
BACA JUGA:Biar Nggak Salah Pilih! Plus Minus 6 Material untuk Interior Dapur Idaman
Di Amerika Serikat, Heatherwick Studio memperbarui La Maison Unique di Manhattan, toko flagship merek mewah Prancis Longchamp.
Salah satu pembaruan utama adalah tangga skulptural berbahan baja canai panas yang dicat dengan warna khas Energy Green.
Desain bergelombang itu kembali menegaskan pendekatan Heatherwick Studio yang memadukan seni, ritel, dan arsitektur.
Australia turut menyumbang inovasi lewat Waverly House di Sydney, hasil renovasi Sam Crawford Architects.
BACA JUGA:Bohemian Style, Tren Interior Rumah Penuh Warna dan Cerita
BACA JUGA:Tuscan Revival, Hangatnya Nuansa Italia Kembali Jadi Tren Interior 2025
Tangga kayu dari spotted gum menjadi pusat reorganisasi ruang rumah era 1950-an tersebut. Menariknya, di bawah tangga terdapat sudut baca yang terintegrasi dengan hammock jaring. Menciptakan ruang santai yang unik dan fungsional.
Dalam skala global, Paviliun Prancis di Expo 2025 Osaka juga tak luput dari sorotan. Dirancang oleh Coldefy bersama Carlo Ratti Associati, paviliun itu menampilkan tangga berlapis tembaga yang melingkar menuju dek observasi.

FRANCE PAVILION atau Paviliun Prancis dengan tangga berlapis tembaga yang berbentuk melingkar.-Julien Lanoo-dezeen.com
Bentuknya terinspirasi dari tangga teater megah dan legenda Jepang Akai Ito. Yakni tentang benang merah tak terputus yang mengikat dua insan yang ditakdirkan bertemu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dezeen.com