45 Ribu Pengunjung Isi Libur Nataru di KBS, Komodo-Atraksi Reog Jadi Daya Tarik
Tarian Reog Ponorogo lengkap dengan topeng dadak merak di panggung terbuka Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam rangka perayaan liburan natal, Sabtu (27/12/2025)-Chalid Syamy -Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Kebun Binatang SURABAYA (KBS) tetap menjadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi waktu liburan. Di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, misalnya, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 45.500 orang.
Angka itu merupakan akumulasi dari jumlah pengunjung yang datang sejak Rabu, 24 Desember 2025 sampai hari ini, Sabtu, 27 Desember 2025.
Kepala Seksi Humas KBS Nimas Lintang Ratri Sunarwidhi menjelaskan, antusiasme masyarakat terlihat sejak awal liburan. Bahkan, katanya, jumlah pengunjung di momen Nataru tahun ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
”Hari ini saja, tercatat ada 11.500 pengunjung yang datang ke KBS,” ujar Nimas kepada Harian Disway.
Pada libur Nataru tahun ini, KBS mengangkat jargon Kebun Binatang Surabaya Mendunia dengan tema nostalgia 1980-an. ”Kami ingin mengembalikan masa kejayaan kebun binatang ini. Sekaligus meluncurkan maskot baru bernama Si Komo (komodo, Red),” kata Nimas.
BACA JUGA:Diplomasi Komodo ala KBS: Pertukaran Satwa Antarnegara
BACA JUGA:Viral Gajah Rocky Balboa, Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Eksploitasi di KBS
Komodo dipilih sebagai maskot karena tidak semua kebun binatang mampu mengembangbiakkan spesies langka tersebut. Saat ini, KBS memiliki 142 ekor komodo, dan menjadi kebun binatang dengan koleksi komodo terbesar di dunia.
Pada masa itu, KBS menjadi pusat penelitian satwa yang didatangi ilmuwan dari berbagai negara. Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan mengembangbiakkan komodo dari NTT.
”Dulu koleksi kita pernah mencapai lebih dari 4.000 hingga 4.200 ekor satwa. Saat itu KBS diakui sebagai kebun binatang dengan koleksi terlengkap di Asia Tenggara,” kenangnya.
Selain komodo, KBS juga berhasil mengembangbiakkan satwa lain yang sulit dirawat. Seperti Bekantan (sejenis kera yang hanya terdapat di Kalimantan) dan Jalak Bali. Jalak Bali yang sempat terancam punah kala itu berhasil diselamatkan melalui program konservasi KBS.
BACA JUGA:Libur Nataru ke KBS Aja! Ada Sepasang Singa Baru Bernama Zeus dan Kiara

Seorang seniman menampilkan atraksi sembur api sebagai bagian dari pagelaran Reog Ponorogo di area barat Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (27/12/2025)-Chalid Syamy -Harian Disway
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: