Pemkot Mulai Pasangi Plang Parkir Digital Untuk Transaksi Cashless di 2026

Pemkot Mulai Pasangi Plang Parkir Digital Untuk Transaksi Cashless di 2026

Rambu Kawasan Parkir Digital di Jalan Jimerto, Senin 29 Desember 2025-Edi Susilo Disway -

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Persiapan parkir Digital di 2026 mulai terasa di sejumlah titik. Beberapa petugas telah memasang rambu pembayaran parkir secara cashless itu, Senin, 29 Desember 2025. 

Salah satunya di kawasan Jalan Jimerto di komplek Balai Kota Surabaya. Rambu dengan background biru telah dipasang oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya hari ini.

”Kawasan Parkir Digital,” begitu keterangan rambu yang terpantau Harian Disway. 

Ahmad salah satu petugas parkir di kawasan Sedap Malang mengaku senang ada layanan itu. Parkir digital akan mempermudah dirinya bekerja. ”Tak perlu bingung cari uang kembalian,” katanya tertawa. 

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Wajibkan Pengusaha Pakai Parkir Digital Akhir Tahun Ini

BACA JUGA:Paguyuban Jukir Surabaya (PJS) Minta Audiensi dengan Pemkot Surabaya Soal Digitalisasi Parkir

Selain di jalan Jimerto, rambu parkir digital juga telah terpasang di jalan Sedap Malam, Taman Bungkul, Serayu, dan Progo. Juga di beberapa titik parkir gedung milik Pemkot seperti Balai Pemuda dan Siola. 

Selain parkir yang langsung dikelola Dishub Surabaya, Pemkot juga kini sedang gencar mensosialisasikan parkir di tempat usaha. Tercatat sudah ada 62 tempat usaha yang siap menyelenggarakan parkir digital.

”Dan di Januari-Februari nanti, akan ada tambahan di 50 titik tempat usaha,” kata Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran, PPJ, Reklame, Hiburan, dan Air Tanah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma A kepada Harian Disway, Senin. 

Ekkie mengatakan, Pemkot telah melakukan berbagai strategi guna menarik minta pengusaha menerapkan parkir digital itu di tempat usaha. Salah satunya tawaran parkir digital lewat gawai dengan aplikasi TS Park

”Alatnya cuma butuh dua,” katanya. Yakni gawai dengan spesifikasi memiliki NFC dan printer yang bisa dikoneksikan dengan bluetooth. 

Langkah ini dipilih Pemkot untuk memfasilitasi pemilik usaha yang belum memiliki budget. Untuk menganggarkan layanan parkir digital secara komplit, seperti pemasangan CCTV, hingga portal pintu. 

Ekkie optimistis layanan parkir digital ini akan mendongkrak pendapatan untuk Pemkot Surabaya. Misalnya soal pajak parkir. Lantaran degan sistem ini, pemasukan Pemkot lewat parkir ini bisa menjadi lebih transparan. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: