Pembangunan Huntara Terdampak Bencana di Aceh Tamiang DIkebut
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Gampong Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang.-Dok. Kementerian Pekerjaan Umum-
Ia berharap keberadaan huntara ini dapat mendorong masyarakat untuk segera pindah dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak dan manusiawi.
Huntara di Gampong Bundar, Aceh Tamiang, direncanakan mampu menampung sekitar 80 kepala keluarga untuk sementara waktu selama masa pemulihan pascabencana.
Kawasan ini terdiri atas tujuh blok bangunan modular hunian serta satu blok tambahan dengan kapasitas 12 kepala keluarga.
BACA JUGA:Habis Tahun Baruan di Tapsel, Prabowo Kunjungi Warga Aceh Tamiang
BACA JUGA:Dirut BSI Pilih Aceh untuk Doa Akhir Tahun, Tegaskan Komitmen Melayani di saat Sulit
Setiap blok bangunan memiliki daya tampung hingga 48 orang atau 12 kepala keluarga, sehingga total kapasitas di satu lokasi mencapai sekitar 336 orang.
Seluruh kawasan huntara dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti toilet komunal, instalasi listrik, pencahayaan kawasan, serta jaringan air bersih dan sanitasi.
Secara teknis, hunian sementara ini dibangun menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang kuat, cepat dibangun, dan tetap nyaman.
Proses konstruksi meliputi pekerjaan pondasi, pemasangan rangka modular, dinding, atap baja ringan, serta pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing.
BACA JUGA:10 Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor
BACA JUGA:Prabowo ke Tapanuli Utara dan Akhiri 2025 Bersama Warga Aceh
Dengan metode tersebut, pembangunan huntara di Gampong Bundar ditargetkan selesai pada awal Januari 2026 sehingga dapat segera ditempati warga terdampak.
Menteri Dody berharap keberadaan huntara ini dapat membantu memulihkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat pascabencana.
“Sekaligus menjadi langkah awal menuju pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang,” tukasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: