Sebanyak 847 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Solo–Ngawi Selama Libur Nataru 2025/2026

Sebanyak 847 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Solo–Ngawi Selama Libur Nataru 2025/2026

Jalan Tol Solo-Ngawi dipadati kendaraan dari pergerakan masyarakat yang menuju tempat-tempat wisata selama Nataru 2025/2026-Jasa Marga-

HARIAN DISWAY - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 847.859 kendaraan melintasi gerbang masuk (entrance) dan keluar (exit) Jalan Tol SoloNgawi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Data tersebut diambil dari akumulasi pergerakan kendaraan selama 14 hari, terhitung sejak 19 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Peningkatan signifikan ini didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat yang menuju berbagai destinasi wisata di wilayah selatan dan tengah Pulau Jawa.

Ruas tol ini menjadi koridor utama sekaligus penghubung strategis antara wilayah Solo Raya dan kawasan timur Trans Jawa dalam mendistribusikan arus kendaraan selama periode puncak liburan.


Salah satu simpang susun di Jalan Tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi-Jasa Marga-

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa peningkatan mobilitas ini selalu mengikuti momentum libur akhir tahun, sehingga pihaknya melakukan langkah-langkah pemantauan intensif.

BACA JUGA:Layar Lokal Film Festival (LLoFF) VI Bawa Misi Budaya, Edukasi, dan Pariwisata Sidoarjo

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Nataru Berlangsung di Akhir Pekan, Penyeberangan dan Kereta Api Terkendali

"JTT meningkatkan intensitas pemantauan kondisi lalu lintas serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran perjalanan wisata masyarakat," jelas Ria dalam keterangan tertulisnya.

Selain informasi data tersebut, PT JTT menyatakan bahwa keberadaan ruas Tol Solo–Ngawi bertujuan menghadirkan akses perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan. Melalui kesiapan layanan operasional ini, perusahaan berkomitmen memberikan pengalaman berkendara yang berkesan serta melayani pengguna jalan secara sepenuh hati.

Optimalisasi layanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi daerah. Hal ini sejalan dengan fungsi jalan tol sebagai infrastruktur vital yang menghubungkan pusat-pusat aktivitas masyarakat selama periode libur nasional.(*)

BACA JUGA:8,8 Juta Orang Padati Destinasi Wisata di Jatim, KBS Menjadi Yang Tertinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: