Refreshing di Teh Villa Gallery, Melukis Bareng Pengunjung Lain di Kanvas
Teh Villa Gallery berdiri sejak Desember 2021. Tempatnya berada dii kompleks pabrik teh Villa yang ternama itu. --
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pengunjung galeri seni, biasanya hanya punya satu agenda. Yakni, menikmati karya seni yang disajikan di sana. Namun, tidak begitu di Teh Villa Gallery yang berada di kawasan Rungkut Industri, Surabaya. Pengunjung bisa pula menjadi "seniman" di sana.
Galeri yang menampung karya lukis dan instalasi itu sudah empat tahun berdiri. Teh Villa Gallery berdiri sejak 2021, saat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19.
Pembatasan mobilitas membuat pariwisata lumpuh. Terutama, di Pulau Bali. Saat itu, banyak seniman yang kehilangan sumber pendapatan karena karya mereka tak ada yang menikmati.
Fenomena itulah yang menjadi cikal bakal munculnya Teh Villa Gallery. Empati itu memunculkan kolaborasi. Pemilik galeri bekerja sama dengan para perupa dan seniman Bali. Pameran demi pameran pun tak pernah berhenti sampai hari ini.
BACA JUGA: Mengingat Kenangan Lewat Seni, Vinautism Gallery Gelar Pameran Seni Rupa Rumah Ingatan
BACA JUGA: Lukisan Black Madonna dan Tradisi Penghormatan Warga Polandia pada Bunda Maria Jelang Natal

SALAH SATU SUDUT Ruang Exhibition di Teh Villa Gallery, Surabaya. -Amelia Puspa Ningrum-Harian Disway
Selain pameran yang terus bergulir, yang membuat Teh Villa Gallery menarik adalah kanvas kecil di tengah lantai tiga. Kanvas itu penuh coretan tak berbentuk dan saling bertumpukan dalam beragam warna.
Di kanvas itulah para pengunjung mengekspresikan hasrat seninya. Kadang, bahkan sekadar luapan perasaan mereka. Ada beragam alasan yang melatarbelakangi aksi melukis bareng di kanvas tersebut. Namun, hasilnya sama. Yakni, rasa lega dan puas.
“Di sini sepi dan nyaman. Saat melukis, saya merasa senang karena bisa melukiskan apa yang ada di dalam pikiran saya,” kata Meydhita Kusumawardani kepada Harian Disway Rabu, 7 Januari 2026.
Mahasiswi tingkat akhir sebuah kampus di Surabaya itu mengaku tak terlalu mempedulikan hasil lukisannya. Yang lebih penting adalah rasa yang bisa dia luapkan saat melukis dan kelegaan yang muncul setelahnya.
BACA JUGA: Collector’s Spotlight Orasis Art Space Tampilkan 10 Lukisan Sambut Libur Natal dan Tahun Baru
Dhita mengatakan bahwa melukis di galeri memberikannya kesegaran di tengah penatnya rutinitas mengerjakan skripsi. Ketenangan galeri juga membuatnya nyaman dan cocok untuk memulihkan energinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: