CN-235, Pesawat Indonesia yang Ikut Menangkap Nicolas Maduro
Pesawat Militer CN-235-Bob Archer-Key Aero
Varian pertama, CN-235-10 merupakan varian produksi pertama yang diproduksi setidaknya 15 unit oleh masing-masing perusahaan. Varian itu menggunakan mesin General Electric CT7-7A. Varian tersebut merupakan pesawat angkut kelas menengah dan produk andalan PTDI yang sukses secara militer dan komersial hingga saat ini.
Varian kedua, CN-235-100 merupakan varian produksi kedua yang menggunakan mesin GE CT7-9C dalam nasel komposit baru. Varian tersebut memiliki sistem kelistrikan dan peringatan yang lebih maju dan mutakhir jika dibandingkan dengan seri CN-235-10 sebelumnya.
Varian CN-235 juga sering dikenal sebagai pesawat angkut dengan improved wiring yang lebih bertenaga dan dilengkapi ramp door di bagian belakang pesawat untuk mempercepat bongkar muatan. (*)
*) Peserta Magang Kemenaker
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber