KKN-BKK di Gresik, Mahasiswa Unair Siap Dukung Pembangunan Berkelanjutan
BUPATI GRESIK Fandi Akhmad Yani saat serah terima mahasiswa KKN-BKK Unair di Kantor Bupati Gresik.--PDIP Jatim
HARIAN DISWAY - Universitas Airlangga (Unair) menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mendukung pembangunan daerah. Sebanyak 718 mahasiswa diterjunkan ke Kabupaten Gresdik dalam program Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-7 pada Selasa, 6 Januari 2026.
Seremoni serah terima mahasiswa berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta jajaran Pemkab Gresik hadir menemui perwakilan Unair.
Kali ini, tema KKN-BBK Unair adalah Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai Wujud Kontribusi Mahasiswa dalam Menjawab Tantangan Pembangunan Berkelanjutan.
Program pengabdian masyarakat tersebut akan berlangsung mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026. Para mahasiswa disebar di empat kecamatan. Yakni, Bungah, Sidayu, Kebomas, dan Gresik.
BACA JUGA:Bupati Fandi Akhmad Yani Pimpin DPC PDIP Kabupaten Gresik
BACA JUGA:Air Umbulan Aliri 593 Rumah Warga Duduksampeyan Gresik
Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berharap kehadiran mahasiswa KKN-BBK mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.
“Kami berharap program-program KKN-BBK ini selaras dengan isu strategis dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik tahun 2026, sehingga dapat membantu percepatan pembangunan daerah,” ujar ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik itu.
Sementara itu, Ketua Badan Penjamin Mutu Unair Nurul Barizah mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang secara konsisten membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi.
“Program KKN-BBK bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Kami optimistis, Unair dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Gresik,” ungkapnya.
BACA JUGA:Dialog Publik, Bupati Gresik Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
BACA JUGA:DPRD Gresik Adaptif dan Prorakyat di Bawah Kepemimpinan Syahrul Munir
Nurul juga berpesan agar seluruh peserta KKN-BBK memanfaatkan masa pengabdian dengan sebaik-baiknya, menghormati nilai dan norma masyarakat setempat, serta menjaga nama baik pribadi dan almamater.
“Ada tiga hal utama yang harus dipegang mahasiswa, yakni belajar dan berbaur dengan masyarakat, berkontribusi secara aktif, serta menaati seluruh aturan dan norma yang berlaku,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: