BNPB Percepat Pembangunan Huntap-Huntara di Sumatera Barat

BNPB Percepat Pembangunan Huntap-Huntara di Sumatera Barat

Warga menyaksikan bakal hunian sementara yang akan mereka tempati di Nagari Koto Tinggi, Gunung Omeh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat -BNPB-

HARIAN DISWAY — Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak banjir di Sumatera dan Aceh terus dikebut. Salah satunya adalah di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

Kompleks huntara yang dibangun oleh pemerintah dibantu TNI Polri berada di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Pembangunan huntara pada tahap I ini memiliki 12 barak (sekitar 60 unit). Adapun 20 unit diantaranya telah mencapai 50% pengerjaannya.

Huntara lain berada di Kabuapten Tanah Datar tepatnya di wilayah Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh dengan kapasitas sebanyak 23 unit. Kemudian di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan sebanyak 15 unit. 

Sementara itu, ada juga kompleks hunian tetap (huntap) yang dipersiapkan untuk di Kabupaten Solok pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) berada di wilayah Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak. 

BACA JUGA:Kemenkes Ajukan Rp500 Miliar ke BNPB untuk Revitalisasi Fasilitas Kesehatan Rusak di Aceh

BACA JUGA:Pembangunan Huntap-Huntara di Kabupaten Tapanuli Utara Dimulai

Sekretaris Utama BNPB menekankan pentingnya percepatan pembangunan huntara sebagai solusi sementara yang layak, aman, dan manusiawi bagi warga yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana. 


Progress pembangunan Huntara di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh -BNPB-

Ia berharap dengan kecepatan pengerjaan, warga yang kehilangan rumah bisa punya hunian. Lantas aktivitas dan kehidupan sosial masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali berjalan dengan lebih baik.

“Negara hadir dan berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak. Pembangunan huntara harus dipercepat dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan akses terhadap fasilitas dasar,” pungkas Rustian.

BNPB bersama pemerintah daerah, TNI dan instansi terkait terus mengoptimalkan koordinasi di lapangan, mulai dari penyediaan material, tenaga kerja, hingga pengaturan tata letak huntara agar sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Selain itu, aspek sanitasi, air bersih, jaringan listrik dan akses layanan dasar menjadi perhatian utama dalam pembangunan huntara ini.


Petugas BNPB dan TNI bahu membahu mempercepat pembangunan huntara untuk warga Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat -BNPB-

BACA JUGA:Pelajar Terdampak Bencana di Sumatera Ditarget Mulai Sekolah Lagi Awal Januari 2026

BACA JUGA:BSI Dukung Danantara Bangun Huntara di Aceh, Percepat Pemulihan Warga Pascabencana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: