Aplikasi Caregiver-Assitant Karya Mahasiswa ITS Bantu Perawatan Lansia, Pernah Raih Juara 1 GEMASTIK 2025

Aplikasi Caregiver-Assitant Karya Mahasiswa ITS Bantu Perawatan Lansia, Pernah Raih Juara 1 GEMASTIK 2025

Tim InnoVate saat berada di sebuah panti wreda. Di hadapan mereka adalah prototype aplikasi Rawat Kasih.-Ayula-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Tim InnoVate dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menggagas inovasi apilkasi Rawat Kasih.

Tim InnoVate beranggotakan Nadia Ayula, Muhammad Razan Parisya, dan Muhammad Ridho Utomo. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS.

Rawat Kasih merupakan sebuah aplikasi caregiver-assistant. Yakni solusi pengoptimalan perawatan lansia di panti wreda.

Inovasi itu berawal dari pengamatan ketiganya di sejumlah panti wreda di Surabaya. Mereka menangkap ketidakseimbangan rasio atau jumlah antara perawat dan lansia di panti wreda.

BACA JUGA:Inovasi Alat Deteksi TBC lewat Suara Batuk Karya Mahasiswa ITS, Pernah Raih Medali Emas PIMNAS 2025

BACA JUGA:Canggihnya VertiCrab, Sistem Apartemen Berbasis IoT pada Budidaya Kepiting Karya Mahasiswa ITS

Hal tersebut mereka ketahui saat mereka melakukan beberapa kunjungan di sejumlah panti wreda di Surabaya. Tim berusaha mencari solusi untuk menyikapi fenomena itu.

"Dari situ kami berpikir, bagaimana cara supaya perawat bisa bekerja lebih efisien," ujar Ayula, ketua tim InnoVate.

Lahirlah Rawat Kasih. Hadir sebagai aplikasi digital yang berfungsi untuk monitoring aktivitas dan kesehatan lansia di panti secara real-time. Terdapat berbagai fitur untuk mendukung pengoptimalan perawatan lansia.

Fitur pertama adalah manajemen obat. Sebagian lansia di panti wreda kerap memiliki kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan pengobatan.

BACA JUGA:Housing Strategy, Inovasi Mahasiswa ITS Tekan Emisi Karbon di Gedung Perkantoran

BACA JUGA:Mahasiswa ITS Ciptakan Inovasi Kapal Ropax Pintar, Sabet Juara 1 Kontes Kapal Indonesia 2025


Tim InnoVate dalam final GEMASTIK 2025-Ayula untuk Harian Disway-

Melalui fitur itu, perawat dapat melakukan tracking terhadap obat untuk para lansia yang sudah dipersonalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: