Politeknik Ubaya Gelar Donor Darah di Tengah Krisis Stok Darah O
BEM Politeknik ubaya bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya gelar donor darah "social care 2026" pada Senin, 12 Januari 2026.-Sindhy Nurhaliza-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Universitas Surabaya (Ubaya) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya kembali menggelar aksi sosial tahunan bertajuk Social Care 2026, 12 Januari 2026 di Ruang Integrity, Politeknik Ubaya.
“Social care adalah salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian kampus terhadap masyarakat. Apalagi saat ini sedang krisis golongan darah O,” Ujar Slamet Wahyudi, Wakil Direktur Politeknik Ubaya.
Kampus tersebut rutin menggelar acara serupa sejak 2016. Namun, sempat berhenti kala pandemi Covid-19.
Fithri Fifianah, dokter PMI, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik acara itu. Dia pun memaparkan bahwa PMI Kota Surabaya telah mengalami krisis golongan darah O sejak awal 2026.
BACA JUGA:Pastikan Stok Darah Aman, PMI Gandeng Swasta dan Komunitas Galang Donor Darah
BACA JUGA:Politeknik Ubaya Gelar Workshop Beauty dan Beragam Kuliner Jawa Timur, Usung Tema Colour of The Soul

Pendonor melakukan proses pengecekan tekanan darah dan syarat donor darah lainnya oleh petugas PMI kota Surabaya.-Sindhy Nurhaliza-Harian Disway
"Kebutuhan rumah sakit sedang meningkat. Terutama untuk pasien hemodialisa (cuci darah) yang membutuhkan stok darah. Golongan darah O memang paling cepat habis. Karena bisa didonorkan ke semua golongan. Maka, permintaan golongan darah tersebut cukup banyak," ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa salah satu usaha PMI untuk mengatasi krisis tersebut adalah dengan menambah titik donor darah di berbagai ruang publik.
Tidak hanya itu, untuk menarik minat pendonor, PMI memberikan apresiasi berupa hadiah menarik bagi mereka.
Hingga acara berlangsung, ada 53 peserta yang mendonorkan darahnya. Sebelumnya, para calon pendonor terlebih dulu mengisi formulir donor darah.
BACA JUGA:Peduli Bencana Sumatera, Ubaya Galang Dana lewat Symphony of Indonesia
BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Jatim Ikuti Donor Darah Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan
Setelahnya, mereka dipanggil untuk melakukan serangkaian pengecekan. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta untuk bisa donor darah.
Seperti harus berusia minimal 17 tahun, minimal tensi harus 100/70, berat badan minimal 47 kg saat pertama kali donor. Pun, minimal kadar hemoglobin berada pada angka 12,5.

Pendonor melakukan proses pengambilan darah yang dibantu oleh petugas PMI kota Surabaya.-Sindhy Nurhaliza-Harian Disway
Kelima puluh tiga pendonor yang memenuhi semua syarat kemudian diarahkan untuk diambil darahnya. Proses pengambilan darah berlangsung sekitar 6 hingga 10 menit.
Pihak kampus berharap acara itu dapat terus berkembang. Ke depan, akan ada rencana untuk menggabungkan aksi donor darah dengan penyuluhan lain.
BACA JUGA:Pentingnya Donor Darah, Mencegah Pengentalan Darah dan Menyelamatkan Nyawa Sesama
Seperti bahaya narkotika yang akan bekerja sama dengan BNN. Supaya mahasiswa mendapatkan edukasi tambahan.
*Peserta magang dari Kemenaker RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: