Mood Kacau? Bisa Jadi Tubuhmu Lagi Butuh Cokelat
POTONGAN COKELAT dengan kombinasi buah kering cocok menjadi kudapan saat mood kurang baik.--freepik
HARIAN DISWAY - Merasa tertekan, murung, atau tiba-tiba ngidam cokelat tanpa alasan jelas? Bisa jadi itu bukan sekedar keinginan. Hormon kortisol pada tubuhmu sedang turun dan butuh booster.
Menurut ahli gizi dan psikolog, keinginan kuat untuk makan cokelat sering kali mencerminkan ketidakseimbangan emosional. Alasan lainnya adalah turunnya kadar kortisol, atau bahkan defisit magnesium.
Saat kadar kortisol turun, tubuh secara naluriah mencari sumber yang bisa meningkatkannya kembali. Di sinilah cokelat menjadi “penyelamat” alami, karena kandungan theobromine dan feniletilamin di dalamnya memicu perasaan senang dan rileks.
Mengonsumsi cokelat dapat mengurangi kadar kortisol dalam darah. Cokelat tidak memberikan kenikmatan sesaat, tetapi juga mampu mengurangi stres kronis dan meningkatkan rasa tenang dalam jangka panjang.

VARIAN BENTUK dan rasa cokelat. Pilih yang paling disuka agar mood kembali baik. -N.Omar-pinterest
BACA JUGA:Kopi atau Cokelat? Minuman Terbaik untuk Meningkatkan Mood di Hari Valentine
Cokelat juga berkontribusi pada peningkatan suasana hati melalui stimulasi serotonin, yaitu neurotransmitter yang berkaitan erat dengan perasaan bahagia dan kesejahteraan emosional.
Peningkatan kadar serotonin ini dapat membuat seseorang merasa lebih ceria serta mengurangi gejala kecemasan. Karena itulah, cokelat adalah camilan yang tidak hanya lezat tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan mental.
Ada senyawa bioaktif dalam cokelat. Di antaranya theobromine, phenylethylamine, dan sedikit kafein terutama dalam varian dark dan milk chocolate.
Senyawa-senyawa itu berkontribusi dalam meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan semangat. Senyawa-senyawa tersebut bekerja sinergis dengan neurotransmiter otak untuk memicu perasaan euforia ringan dan gairah.
BACA JUGA:3 Cokelat Kekinian Populer, Hari Jadi Lebih Manis
BACA JUGA:Alasan Cokelat Selalu Disuguhkan di Depan Kasir Minimarket
Karena itulah, cokelat juga bisa meningkatkan libido, terutama pada perempuan. Namun, manfaat itu hanya optimal jika cokelat dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: pijarpsikolog.org