Cheng Yu Pilihan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif: Le Yu Zhu Ren
ASLUCHUL ALIF, wakil bupati Gresik, berpegang teguh pada prinsip le yu zhe ren. Senang membantu sesama.--Dokumentasi Pribadi
HARIAN DISWAY - Berbuatlah baik, maka hidupmu akan lancar. Itulah moto yang senantiasa dipegang teguh oleh dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P.
Wakil bupati Gresik tersebut juga berprinsip, berbuat baik kepada orang lain tak mengenal prasyarat. Dalam situasi dan kondisi bagaimanapun, tetap harus berbuat baik.
Memang, kita acap melihat manusia yang ketika hidupnya telah mapan, perangainya malah memburuk. Siklus lima tahunan, misalnya, sering memperlihatkan orang-orang yang lantaran sedang butuh, sat-set datang kapan saja bak juru selamat. Namun, giliran yang dibutuhkan sudah didapat, seperti puisi yang ditulis Gus Mus, "Aku sapa saja kau merasa terganggu."
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Content Creator-East Java Tourism Ambassador Syasya: Bu Qu Bu Nao
Padahal, kata Asluchul, hidup ini ibarat pentil ban yang mengikuti putaran roda: kadang di atas, kadang di tengah, kadang di bawah. "Baik ketika berada di atas, di tengah, maupun di bawah, selagi kita baik sama orang, kita akan tetap dihargai," katanya.
Mensius, filsuf penerus Konfusius, juga mengingatkan kita sejak ribuan tahun yang lampau, "Siapa yang mencintai orang, akan dicintai juga oleh orang; siapa yang menghormati orang, akan dihormati juga oleh orang" (爱人者,人恒爱之;敬人者,人恒敬之).
Andaipun tidak berlaku hukum timbal balik sebagaimana yang disebutkan Mensius, pitutur luhur lainnya menyatakan, "Siapa yang memberi bunga pada orang, akan melekat keharuman di tangannya" (赠人玫瑰,手有余香). Dalam artian, kendati mungkin tidak selalu resiprokal, perbuatan baik tetap akan menjadikan seseorang lebih lapang hatinya.
Barangkali inilah alasan mengapa pepatah Tiongkok mengajak kita untuk "乐于助人" (lè yú zhù rén): senang membantu sesama. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: