Cara Mengenali Video Deepfake dan Konten AI yang Viral di Media Sosial 2026
Istilah deepfake berasal dari gabungan kata deep learning dan fake, yang merujuk pada metode pembelajaran mesin yang digunakan untuk menciptakan konten tersebut. --iStockphoto
Teknologi itu membuka peluang kreatif baru. Tetapi berpotensi disalahgunakan. Membuat kemampuan mengenali konten palsu menjadi keterampilan penting di era digital.
Ciri-Ciri Visual yang Menandakan Deepfake

Konten AI Deepfake semakin meresahkan. --shutershock
Salah satu cara mengenali deepfake adalah observasi visual secara cermat. Video deepfake sering menunjukkan inkonsistensi pada wajah atau bentuk tubuh.
Tepi wajah yang buram, ekspresi yang tidak alami, atau bayangan yang tidak selaras dengan lingkungan. Tanda-tanda itu muncul karena model AI masih belum sempurna meniru cahaya dan bayangan alami.
BACA JUGA:Edit Foto Produk Pakai AI, Peluang UMKM Tingkatkan Penjualan
BACA JUGA:WhatsApp Uji Fitur AI untuk Status, Pengguna Bisa Edit Foto Langsung di Aplikasi
Detail kecil seperti gerakan tubuh atau ekspresi mata dapat tampak janggal. Mata yang berkedip terlalu cepat atau lambat dan anggota tubuh yang bergerak tidak sinkron.
Distorsi visual seperti warna kulit yang aneh atau objek latar belakang yang tidak konsisten juga menjadi indikasi. Bahwa konten tersebut mungkin hasil manipulasi AI.
Tanda Audio dan Sinkronisasi yang Tidak Pas

Manipulasi video, audio, hingga gambar yang menggunakan teknologi deepfake dianggap oleh beberapa korbannya nyata. --iStockphoto
Sinkronisasi audio dengan gerakan bibir merupakan petunjuk penting dalam mengenali deepfake. Video yang tampak membahas suatu topik, tetapi suara yang terdengar tidak selaras dengan bibir yang bergerak, bisa jadi merupakan hasil manipulasi AI.
Fenomena itu sering ditemukan pada deepfake yang dibuat dengan cepat dan belum sempurna dioptimalkan.
BACA JUGA:Hati-hati Gunakan Deepfake Bikini Grok AI, Elon Musk Ancam Konsekuensi
BACA JUGA:Google Disorot Setelah AI yang Ditanam di Discover Mengganti Judul Berita Secara Ngawur
Suara buatan AI cenderung terdengar terlalu kaku atau datar. Tanpa intonasi alami yang biasanya hadir dalam percakapan manusia nyata.
Suara tersebut tidak memiliki gema lingkungan atau latar yang realistis. Hal itu dapat menjadi indikator. Bahwa audio tersebut dibuat atau disintesis secara otomatis.
Cara Praktis Memeriksa Keaslian Video AI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: