Perbedaan Flu Biasa Dan Superflu, Waspada Penyebaran di Musim Hujan

Perbedaan Flu Biasa Dan Superflu, Waspada Penyebaran di Musim Hujan

Saat musim hujan datang, jangan anggap remeh gejala flu biasa. bisa jadi itu tanda superflu, virus baru yang lebih cepat menyebar dan lebih berat gejalanya.--pexel

BACA JUGA:Flu Varian Subclade K Merebak di Amerika Serikat, Kasus Melonjak Tajam saat Musim Dingin

BACA JUGA:Anak Sedang Flu? Ini Cara Merawatnya dengan Tepat

Rasa lemas

Flu biasa biasanya tidak menyebabkan rasa lemas yang signifikan. Influenza dapat membuat penderitanya merasa sangat lelah. Hingga perlu beristirahat total selama lima sampai sepuluh hari.

Situasi Terkini dan Upaya Pencegahan

Berdasarkan data Kemenkes RI, sejak pertama kali terdeteksi hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K di delapan provinsi di Indonesia.

Mayoritas kasus menunjukkan gejala ringan hingga sedang. Serupa dengan influenza musiman, dan tidak menimbulkan lonjakan kasus berat yang mengkhawatirkan.

Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi influenza secara rutin. Terutama bagi kelompok berisiko.

BACA JUGA:Waspada Influenza Tipe A, Kenali Gejala Dan Cara Pencegahannya

BACA JUGA:Tip Sederhana Supaya Sembuh dari Flu Tanpa Obat Berlebihan

Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus diterapkan. Seperti mencuci tangan secara teratur, memakai masker saat sakit, menjaga etika batuk dan bersin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala berat.

Di tengah musim hujan dan meningkatnya aktivitas virus pernapasan, kewaspadaan dan edukasi menjadi benteng pertama. Itulah yang mampu melindungi diri dan lingkungan sekitar dari penularan penyakit. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: