Mural Burung Migran Hidupkan Desa Wang Tong di Hong Kong

Mural Burung Migran Hidupkan Desa Wang Tong di Hong Kong

Seorang pengunjung memotret temannya yang berpose dengan mural burung raja udang berleher putih yang dilukis di sebuah rumah terbengkalai dekat desa Wang Tong, Lantau, Hong Kong.-May James-AP Photo

HARIAN DISWAY - Di sudut tenang Desa Wang Tong, Pulau Lantau, Hong Kong, sekawanan burung tampak bertengger di dinding rumah, atap bangunan, dan tembok batu tua.

Sekilas tampak seperti burung sungguhan. Namun jika didekati, burung-burung itu ternyata merupakan lukisan mural.

Lukisan yang menghiasi rumah-rumah kosong di desa tersebut. Itulah bagian dari Flock Project, sebuah inisiatif seni yang menggabungkan estetika, ekologi, dan kisah migrasi satwa.

Proyek itu digagas oleh Dominic Johnson-Hill, warga setempat yang terinspirasi dari cerita elang Amur. Cerita itu didapatkan dari tetangganya yang seorang ahli burung. tentang elang Amur.

BACA JUGA:Mural Adeco Hadirkan Bonek bersama Bung Tomo dan Tari Remo di Pinggir Kali Mas

BACA JUGA:PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko NFT Seri Art Mural Cenderawasih


Seorang pesepeda melewati mural burung murai biru berparuh merah di desa Wang Tong, Lantau, Hong Kong.-May James-AP Photo

Elang Armur diketahui bermigrasi dari Manchuria, singgah di Lantau, lalu melanjutkan perjalanan panjang melintasi Myanmar, India, Madagaskar, hingga Afrika Selatan.

“Saya sempat mengira burung-burung itu memang hidup di pulau ini. Ternyata mereka hanya tamu yang singgah sebentar,” ujar Johnson-Hill. 

Ketakjuban itu mendorongnya membayangkan seekor burung dilukis di dinding rumah kosong di dekat kediamannya.

Ia kemudian menggandeng seniman asal Inggris Rob Aspire, yang dikenal dengan julukan "The Birdman", karena detail dan ekspresi kuat dalam mural burung karyanya.

BACA JUGA:Festival Bandeng Jelak, Dinding Kantor Dinas Perikanan Kota Pasuruan Dihias Mural Cantik

BACA JUGA: USS Downtown Market 2024: Kolaborasi AZA Wear dan Xgo, AZA 7 Jadi Kanvas Mural!

Satu mural kemudian berkembang menjadi beberapa karya. Setahun berselang, Johnson-Hill kembali mengundang Aspire untuk melukis tujuh mural tambahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: ap