Napoli Dibabat Juventus, Antonio Conte: Isu Scudetto Tak Realistis
Momen bek sekaligus kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo (kanan), ketika melakukan protes kepada wasit dalam laga kontra Juventus. Senin, 26 Januari 2026.--Instagram @081_azzuro
Pria yang pernah menangani Chelsea tersebut hendak meminta wasit untuk meninjau ulang lewat VAR. Namun akhirnya ia tetap harus menahan diri.
"Kami berharap selalu ada kejujuran dari mereka yang memimpin dan mengawasi pertandingan," ucapnya. "Jika terjadi kesalahan, biarlah itu murni kesalahan manusia. Tetapi dengan adanya VAR, aku sulit menerima keputusan yang keliru," tegas Conte.

Potret pemain Napoli, Rasmus Hojlund dan Antonio Vergara, ketika dijatuhkan di kotak penalti dalam laga kontra Juventus. Senin, 26 Januari 2026.--Instagram @dalnapolisoccer
Ketika ditanya mengenai peluang Napoli dalam perburuan scudetto musim ini, Conte menjawab dengan lugas. Ia menyebut pertanyaan tersebut tidak realistis. Karena mereka kini berada di peringkat keempat, terpaut 9 poin dari Inter Milan si capolista.
BACA JUGA:Direktur Napoli Tegaskan Rasmus Hojlund Tak Akan Kembali ke Man United
BACA JUGA:Rasmus Hojlund Lampaui Catatan Gol di Man United, Jadi Andalan Baru Napoli
"Itu pertanyaan yang absurd," ucapnya. "Kami tidak akan menyerah meski situasinya sulit, karena masih ada 16 pertandingan liga dan banyak target lain yang bisa dikejar. Kami akan terus berjuang," tambah pelatih 56 tahun tersebut.
Kekalahan itu membuat Napoli tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 43 poin, hanya unggul satu angka dari Juventus di bawahnya. Situasi tersebut membuat posisi Napoli rawan tergeser jika kembali terpeleset di laga-laga berikutnya.
Selanjutnya, Napoli akan menghadapi Chelsea pada laga terakhir league phase Liga Champions. Pertandingan tersebut menjadi krusial bagi I Partenopei demi menjaga asa lolos ke zona playoff babak gugur Liga Champions. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dazn italia