Gila! Christian Horner Dirumorkan Bidik Saham Alpine F1, Peta Kekuatan Bisa Berubah
Christian Horner, saat masih memimpin paddock Oracle Red Bull F1--Twitter Oracle Red Bull F1 @OracleRedBull_F1
HARIAN DISWAY - Christian Horner bersiap kembali menggebrak Formula 1. Setelah meninggalkan Red Bull Racing pasca GP Inggris, arsitek 14 gelar juara dunia itu kini muncul sebagai figur kunci dalam sebuah rumor besar.
Ia berencana menyuntikkan dana untuk investasi strategis di Alpine F1. Sebuah langkah yang berpotensi mengubah peta kekuatan F1 di era baru.
Christian Horner bukan posisi sembarangan di Formula 1. Selama 20 tahun memimpin Red Bull Racing, ia telah mempersembahkan total 14 gelar juara dunia.
Hal itu menjadikan suami mantan anggota Spice Girls Geri Halliwell tersebut sebagai salah seorang figur paling berpengaruh di olahraga jet darat. Sekaligus aset paling berharga bagi tim mana pun yang tengah merencanakan perombakan besar.
BACA JUGA:Racing Bulls Bangkit, Red Bull Melaju: Babak Baru F1 2026 Dimulai
BACA JUGA:Red Bull di Persimpangan Sejarah: Ujian Mekies dan Loyalitas Verstappen
Saat ini, Horner masih cuti berkebun hingga musim semi 2026. Namun, begitu comeback, Horner secara resmi berhak kembali terlibat di Formula 1. Ia sudah membuka peluang untuk bergabung dengan tim yang meminatinya.

Christian Horner resmi dicepat Red Bull Racing F1 Team pada Rabu, 9 Juli 2025-Reuters-
Kabar terbaru datang dari Alpine F1. Tim asal Inggris itu mengonfirmasi bahwa mereka tengah berdiskusi dengan Christian Horner. Terkait potensi akuisisi saham minoritas di tim tersebut. Alpine sendiri dirumorkan mengalami kesulitan finansial.
Rumor di paddock menyebutkan bahwa Horner kini memimpin sebuah konsorsium besar yang bertujuan mengamankan 24 persen saham di Alpine F1.
Menurut pihak Alpine, pemegang saham minoritas mereka, Otro Capital, mempertimbangkan untuk menjual kepemilikannya kepada Horner. Hal itu menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memosisikan ulang tim di tengah persaingan Formula 1 yang semakin kompetitif.
BACA JUGA:Flavio Briatore Yakin Alpine Bangkit di F1 2026, Musim Baru Tanpa Alasan Gagal
BACA JUGA:Alpine F1 Rekrut David Greenwood, Strategi Baru di Musim 2025
"Bukan rahasia lagi bahwa Otro Capital telah mengadakan pembicaraan awal untuk menjual sahamnya di tim. Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya pada Oktober tahun lalu," ungkap mereka dalam siaran pers.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber