Aromaterapi di Rumah Bisa Berisiko Bagi Hewan Peliharaan, Ini Penjelasannya
Ilustrasi diffuser yang umumnya digunakan untuk menciptakan suasana yang menenangkan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki suasana hati--freepik.com
Minyak Esensial yang Berbahaya Bagi Anjing dan Kucing
Sejumlah minyak esensial berbahaya bagi anjing jika uapnya terhirup atau cairannya tertelan. Paparan tersebut dapat memicu keracunan yang berdampak pada ginjal hingga organ vital lainnya.
Selain anjing, kucing pun juga terancam efek negatifnya. Menurut penelitian, tubuh kucing justru lebih sensitif terhadap kandungan yang terdapat pada minyak esensial.

KUCING terganggu aroma tea tree dan kayu manis karena tubuh mereka mereaksi negatif wanginya.-Fatma Mengi-pinterest
Minyak esensial yang berisiko bagi anjing dan kucing antara lain, pinus, kayu manis, tea tree, pennyroyal, citrus, wintergreen, sweet birch, peppermint, dan eucalyptus.
BACA JUGA:4 Teknik Penggunaan Aromaterapi untuk Relaksasi dan Kesehatan Mental di Era Modern
BACA JUGA:Montiss Ajari Olah Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi
Untuk mencegah dampak buruk, penggunaan diffuser dan minyak esensial sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter hewan.
Ketika hewan peliharaan menghirup partikel minyak esensial, zat tersebut langsung diteruskan ke bulbus olfaktorius yang terhubung dengan sistem limbik, pusat pengatur emosi, ingatan, dan respons stres.
Jalur ini membuat aromaterapi berpotensi memengaruhi kondisi emosional hewan secara signifikan.
Kendati ada aroma-aroma yang bisa ditoleransi anjing dan kucing, penggunaan diffuser tetap harus di bawah pengawasan. Yang penting, jauhkan dari area yang biasa digunakan oleh anjing dan kucing untuk tidur atau bermain. (*)
BACA JUGA:Ormawa Basket Universitas Anwar Medika Sidoarjo Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Aromaterapi
*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: inhealthnature.com