Prabowo Dijadwalkan Hadir di Peringatan Harlah 100 Tahun NU di Istora

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Peringatan Harlah 100 Tahun NU di Istora

Harla 100 Tahun NU di Istora yang di selenggarakan hari ini, Presiden Prabowo akan diagendakan hadir-disway.id/Moh Purwadi-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Presiden Prabowo Subianto masuk dalam agenda kehadiran pada puncak peringatan satu abad organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

"Mudah-mudahan besok Bapak Presiden tidak berhalangan dan dapat hadir bersama kami," Ucaap Gus Yahyah mengutip laman resmi NU.

Gus Yahya menyebut kehadiran lengkap jajaran PBNU dalam agenda harlah ke-100. Unsur yang hadir mencakup mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, a'wan, hingga lembaga dan badan otonom.

BACA JUGA:KH Miftachul Akhyar Kirim Surat kepada Gus Yahya, Minta Klarifikasi soal Undangan Harlah Ke-100 PBNU

BACA JUGA:Merayakan Harlah IPNU ke-71 pada 24 Februari 2025: Ada Tema, Logo, dan Twibbon Terbaru Gratis!

Selain struktur pusat, NU daerah juga ikut ambil bagian. Gus Yahya menjelaskan 38 PWNU dan sekitar 500 PCNU dari berbagai wilayah dijadwalkan datang pada peringatan tersebut.

Momentum harlah ke-100 ini, menurut Gus Yahya, menjadi ruang konsolidasi NU. Ia optimistis seluruh elemen organisasi kembali solid dan guyub.

Ia menambahkan keinginan untuk kembali bersama muncul dari berbagai tingkat kepengurusan. Aspirasi itu datang dari wilayah hingga cabang di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Dipimpin Rais Aam, Pleno PBNU Sepakat Ampuni Gus Yahya, Kembali Jabat Ketum PBNU

BACA JUGA:KPK Dalami Aliran Dana Korupsi Kuota Haji 2023–2024, Aizzudin PBNU Diduga Terima Uang

Gus Yahya menyampaikan seluruh pihak telah menyatakan kembali bersatu. Muhammad Nuh, kata dia, juga telah mengajak semua unsur untuk hadir dalam resepsi harlah pada pagi hari.

Agenda hari ini mengangkat tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia. Panitia menjadwalkan kegiatan berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Nahdlatul Ulama lahir pada 31 Januari 1926 Masehi. Tanggal tersebut bertepatan dengan 16 Rajab 1344 Hijriah. Para ulama mendirikan organisasi ini, termasuk KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah.

BACA JUGA:Forum Kiai se-Jabar dan DKI Jakarta Tuntut PBNU Pecat Pengurus yang Terlibat Kasus Korupsi Kuota Haji

BACA JUGA:Islah NU: Pemulihan Gus Yahya sebagai Langkah Menuju Persatuan dan Perbaikan Tata Kelola

Berdasarkan penanggalan Masehi, usia NU kini genap 100 tahun. Jika merujuk kalender Hijriah, usia organisasi tersebut telah mencapai 103 tahun.

Menurut Gus Yahya, rangkaian agenda peringatan satu abad NU diharapkan menjadi wujud pengabdian warga Nahdlatul Ulama. Khidmah tersebut diarahkan bagi jam’iyah serta bangsa Indonesia.

“Ini momentum satu abad yang hanya terjadi sekali, dan kita semua merasa bersemangat bisa menjadi bagian di dalamnya,” ujar Ketua Panitia Harlah 100 Tahun NU Gus Aizuddin Abdurrahman di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. (*)

*) Abidah Hayu Anggonoraras peserta magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: cnnindonesia.com