Bonjour Jakarta!: Rafale dan Taring Baru Sang Macan Asia yang Mematikan

Bonjour Jakarta!: Rafale dan Taring Baru Sang Macan Asia yang Mematikan

ILUSTRASI Bonjour Jakarta!: Rafale dan Taring Baru Sang Macan Asia yang Mematikan.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Istilah omnirole menegaskan bahwa satu pesawat mampu menjalankan berbagai jenis misi sekaligus dalam satu penerbangan, mulai pertempuran udara, serangan darat, hingga pengintaian. Efisiensi tempur semacam itu menjadikan Angkatan Udara Indonesia sebagai kekuatan yang sangat diperhitungkan di kawasan.

Dengan kehadiran Rafale, langit Nusantara bukan lagi ruang kosong yang terbuka bagi siapa saja yang ingin melintas tanpa izin. Langit kita telah berubah menjadi benteng kedaulatan yang tak tertembus. 

Setiap deru mesin Snecma yang membelah awan adalah pesan tegas bagi dunia internasional bahwa langit pertiwi kini dijaga sayap-sayap baja tercanggih. Sang Macan telah kembali, berdiri tegak di gerbang cakrawala, siap memastikan bahwa setiap jengkal ruang udara Indonesia tetap abadi menjadi milik kita, hari ini dan selamanya. 

Kedaulatan itu mutlak, dan dengan teknologi generasi 4,5 plus di tangan, kita memiliki taring yang cukup tajam untuk menggigit siapa pun yang berani mengusik ketenangan Nusantara. (*)

*) Akhmad Sen Sagupta, komandan Lanudal Manado, perwira penerbang TNI-AL pertama yang menerbangkan pesawat tempur Rafale.

*) Reza Hasyim Zakarian Syah, mahasiswa Pascasarjana Hubungan Internasional, Universitas Airlangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: