EJJ 2026: Gowes Jarak Jauh 1.500 Km dari Timur ke Barat Dimulai!

EJJ 2026: Gowes Jarak Jauh 1.500 Km dari Timur ke Barat Dimulai!

Para peserta East Java Journey (EJJ) 2026 bertolak dari titik start di Surabaya Town Square (Sutos), Senin, 2 Februari 2026 pukul 05:00 WIB.-Mainsepeda-

BACA JUGA:Penggeledahan Lanjutan di Ponorogo, KPK Sita Rubicon dan 23 Sepeda Mewah

EJJ 2026 menjadi pengalaman keduanya. Sebelumnya, Bambang menuntaskan EJJ 2025 kategori 600 km dalam dua hari. Tahun ini, cyclist berusia 63 tahun ini berharap bisa menuntaskan rute 1.500 km. 

”Saya datang jauh-jauh dari Jakarta, jadi ingin mencoba yang 1.500 km sekaligus mencari pengalaman baru. Katanya wilayah yang dilalui indah-indah, jadi saya semakin semangat,” ungkapnya.

Sementara itu, perasaan nervous dialami Rasditya Permana. Cyclist asal Surabaya itu mengaku harap-harap cemas jelang menempuh rute EJJ 2026 sejauh 1.500 kilometer. Apalagi ultra cycling besutan Mainsepeda ini menjadi pengalaman pertamanya. 

Didit, saapan karibnya, sebenarnya mantan atlet balap sepeda. Ia pernah turun di kategori elite dan master. Namun, EJJ kategori 1.500 km ini disebut lebih menantang. ”Ini kali pertama saya ikut ultra cycling 1.500 km. Rasanya mendebarkan sekaligus menegangkan,” kata cyclist 49 tahun itu.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Didit menyiapkan perlengkapan dengan matang. Seperti membawa empat ban cadangan. Juga bekal makanan yang cukup. Semua sudah ia persiapkan dengan baik.

BACA JUGA:Mengenal yang Lebih Sehat antara Bersepeda dan Jalan Kaki

BACA JUGA:Fasilitas Pejalan Kaki-Pesepeda Diperluas, Begini Konsep Compact City ala Surabaya

Soal cuaca, Didit berharap kondisinya mendung agar tenaga tidak terkuras. Targetnya, bisa mencapai Banyuwangi di hari pertama. Plus bisa menyelesaikan seluruh rute sesuai target. ”Mudah-mudahan diberi tenaga dan tidak ada halangan di jalan. Harapan saya bisa finis tepat waktu,” tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: