Zidan Attala Raih Three-Peat di EJJ 2026, Sandang Gelar ’Sarjana S3 Ultra’
Zidan Attala Nouval Hidayat berfoto mengenakan toga oranye dan selempang dengan latar wisuda ditemani Founder Mainsepeda Azrul Ananda usai meraih gelar juara untuk kali ketiga secara beruntun (Three-Peat) East Java Journey (EJJ) 2026 pada kategori Men 39 -Mainsepeda-
HARIAN DISWAY - Zidan Attala Nouval Hidayat kembali mencatat sejarah di East Java Journey (EJJ) 2026. Cyclist asal Gedangan, Sidoarjo, itu sukses meraih gelar juara untuk kali ketiga secara beruntun (Three-Peat) pada kategori Men 39 and Under jarak 1.500 km.
Zidan finis pertama di Surabaya Town Square (Sutos), Kamis, 5 Februari 2026 pukul 17.08 WIB. Ia menaklukkan rute 1.500 km dengan catatan waktu 84 jam 9 menit 17 detik.
Capaian ini mengukuhkan dominasinya dan membuatnya layak dijuluki ”Sarjana S3 Ultra”. Sejak debut di EJJ 2024, Zidan selalu finis terdepan. Catatan waktunya saat itu 83 jam 13 menit 29 detik.
Gelar itu dia pertahan di EJJ 2025 kemarin. Meski mengalami kendala, Zidan finis terdepan dengan catatan waktu 87 jam 9 menit 58 detik.
Tahun ini, rute EJJ di balik searah jarum jam. Dimulai dari timur Jawa Timur. Zidan mengaku tantangan besar ada di tanjakan Paltuding Ijen pada hari pertama.
BACA JUGA:Juara Bertahan Zidan Attala Jadi Peserta Pertama yang Capai ”Cima Coppi” di EJJ 2026
BACA JUGA:Debutan Singapura Yusran Yahya Bikin Kejutan di EJJ 2026, Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
“Kalau ditanya rutenya lebih enak tahun lalu apa tahun ini, menurut saya enak tahun lalu sih,” ujarnya kepada founder Mainsepeda Azrul Ananda.
Sebagai juara, Zidan mendapat perlakuan istimewa layaknya wisudawan. Ia mengenakan toga oranye dan selempang, serta berfoto dengan latar wisuda. Azrul menjelaskan, toga oranye diberikan untuk finisher 1.500 km, sedangkan toga hijau untuk finisher 600 km.
”Jadi yang tahun ini dapat toga hijau, tahun depan harus kejar yang oranye,” kata Azrul. Khusus untuk Zidan, piala juara didesain berbentuk rute. “Biar Zidan ingat rute yang dilewati,” tambahnya.
Zidan juga sempat bersaing ketat dengan Joko Sumalis dan John Boemiharjo sejak start pada hari Senin, 2 Februari 2026.
Azrul pun sempat bertanya apakah Zidan sempat terpancing dengan aksi breakaway Joko, dan persaingan ketat dengan JB, sapaan akrab John Boemihardjo. ”Tidak. Justru Om John Boemihardjo yang saya pancing,” ucapnya sambil tertawa.
BACA JUGA:Cerita Joko dan Ardiansyah, Cyclist Kepala Enam yang Berani Gowes 1.500 Km di EJJ 2026
BACA JUGA:EJJ 2026: Gowes Jarak Jauh 1.500 Km dari Timur ke Barat Dimulai!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: