CEO Instagram Disidang, Bantah Aplikasinya Bikin Kecanduan: Tak Ada Bukti Klinis Kecanduan Medsos
TIGA KELUARGA KORBAN duduk di tangga pengadilan Los Angeles, 11 Februari 2026. Mereka menyakini media sosial merusak kehidupan keluarga mereka. -Ethan Swopeccusing/Getty Images-AFP-
Gugatan terhadap perusahaan media sosial di AS kini berjumlah lebih dari seribu perkara. Intinya seragam: platform digital dituding mendorong adiksi konten. Dan ujungnya depresi, gangguan makan, rawat inap psikiatris, hingga bunuh diri.
Perkara Kaley G.M. pun diposisikan sebagai bellwether proceeding. Artinya, hasil apa pun akan menjadi rujukan bagi gelombang litigasi serupa di seluruh negeri.
Bagi industri, sidang itu memang menguji batas tanggung jawab hukum desain produk digital. Bagi publik, perkara itu mendorong pertanyaan besar: sejauh mana platform bertanggung jawab atas dampak di masyarakat. Khususnya bagi anak-anak. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: