Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Strategi Hadapi Negosiasi dengan AS

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Strategi Hadapi Negosiasi dengan AS

Prabowo memanggil sejumlah menteri ke Hambalang untuk membahas strategi negosiasi dengan AS.-Setkab-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 15 Februari 2026.

Agenda kali ini untuk membahas arah strategi Indonesia dalam menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa presiden menekankan dua hal utama dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Dalam Negeri

BACA JUGA:Prabowo Tantang Danantara Hasilkan Return of Asset 7 Persen

Pertama, meminta agar setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun harus memberikan manfaat terbaik bagi kepentingan nasional.

Fokus terdekat diarahkan pada persiapan menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat yang akan segera berlangsung.

“Khususnya, dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” ujarnya.

Presiden menekankan agar proses perundingan ekonomi mampu mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

BACA JUGA:Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh Positif: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Terus Menurun

BACA JUGA:Prabowo Sebut akan Ada Kejutan Ekonomi: Para Pakar Silahkan Nilai Sendiri

Kedua, pentingnya kerja sama ekonomi yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi industri nasional.

Menurut Teddy, presiden menegaskan setiap kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah harus mampu menghasilkan keuntungan konkret secara cepat bagi Indonesia.

Arahan tersebut menjadi pedoman bagi para menteri untuk merumuskan langkah strategis yang terukur, berdampak langsung, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: