Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh Positif: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Terus Menurun

Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh Positif: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Terus Menurun

Presiden Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook yang digelar di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026)-ist-

HARIAN DISWAYPresiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap ketangguhan ekonomi nasional setelah menerima laporan penurunan signifikan pada angka kemiskinan, pengangguran, serta ketimpangan sepanjang tahun 2025 lalu.

Hal tersebut disampaikan Presiden sebagai bukti bahwa strategi ekonomi yang berfokus pada penguatan lapisan masyarakat paling bawah mulai membuahkan hasil nyata.

Menurut Presiden, keberhasilan menekan angka kemiskinan dan pengangguran menunjukkan bahwa arah kebijakan pemerintah sudah berada pada jalur yang benar. Ia menilai berbagai capaian ini merupakan fondasi kuat bagi Indonesia untuk terus mencetak prestasi ekonomi yang lebih baik ke depan, sekaligus mempersempit jurang ketimpangan di masyarakat.

"Para pakar silakan menilai, saya percaya bahwa kita akan membuat kejutan demi kejutan," ujar Prabowo saat memberi sambutan di Indonesia Economic Outlook, Jumat, 13 Februari 2026.

Prabowo memaparkan bahwa kebangkitan ekonomi nasional memang harus didorong dari lapisan masyarakat paling rentan. Salah satu motor penggeraknya adalah program Makan Bergizi Gratis yang terbukti turut mendongkrak konsumsi rumah tangga menjadi 4,98 persen tahun lalu, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,94 persen.

BACA JUGA:Prabowo Kenalkan Konsep Indonesia Incorporated, Indonesia Siap Jadi Raksasa yang Kuat

BACA JUGA:Prabowo Sebut Akan Ada Kejutan Ekonomi: Para Pakar Silahkan Nilai Sendiri

Ketika program MBG sudah melayani 82 juta penerima manfaat, maka akan ada 1,5 juta orang yang akan bekerja setiap hari. Saat ini, sudah ada 23 ribu dapur MBG atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang sudah beroperasi dan melayani 60,2 juta penerima manfaat. Setiap dapur mempekerjakan 50 orang. Artinya, sudah ada lebih dari 1 juta orang mendapat pekerjaan dari program MBG.


Prabowo meninjau secara langsung dapur MBG sebelum menghadiri peresmian SPPG Polri-Sekretariat Presiden-

"Pada ujungnya akan mencapai lebih dari 30 ribu dapur. Akan (ada) 1,5 juta orang bekerja setiap hari,” kata Prabowo. 

Prabowo juga mengatakan program MBG menciptakan efek berantai pertumbuhan ekonomi. Setiap dapur MBG akan menciptakan lima hingga sepuluh pemasok atau suplier.

Tak cukup sampai di situ, setiap pemasok pun akan menarik tiga hingga lima petani untuk bekerja. Mulai dari petani sayur, peternak ayam, peternak kambing, hingga peternak ikan.

“Semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh. Karena di setiap kampung mereka bisa punya pasar tetap, pasar terjamin. Ini menimbulkan ekonomi dari bawah,” kata Prabowo.


Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di pesisir Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah sudah rampung 100 persen dengan masa pengerjaan sekitar tiga bulan.-dok disway-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: