Cheng Yu Pilihan Bupati Lumajang Indah Amperawati: Min Wei Bang Ben
INDAH AMPERAWATI, bupati Lumajang, memegang teguh min wei bang ben. Kesejahteraan rakyat merupakan fondasi dari tegaknya suatu negeri. --Dokumentasi Pribadi
HARIAN DISWAY - Indah Amperawati dikenal sebagai sosok yang tangguh dan dekat dengan masyarakat. Ini tak lepas dari pedoman hidup yang senantiasa dipegangnyi. Yakni, kata bupati Lumajang tersebut, "Tandang ke gelanggang walau seorang, pantang pulang sebelum menang."
Tak heran bila Bunda Endah, demikian dia biasa disapa, selalu mendapat simpati dari orang-orang di sekitarnyi. Sebab, dia dianggap sebagai perempuan pejuang yang memberi manfaat kepada banyak orang.
Kalau menurut ajaran Tiongkok, pemimpin memang harus begitu. Mao Zedong, founding father-nya Tiongkok, punya slogan yang sampai sekarang terukir di pintu masuk pusat pemerintahan Zhongnanhai di Beijing, "为人民服务" (wèi rénmín fúwù): melayani rakyat.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi: Wu Wang Zai Ju
Deng Xiaoping yang meneruskan Mao Zedong dan menjadikan Tiongkok semaju yang kini Anda saksikan, juga berprinsip sama. Ia pernah bertanya secara retorik, "Apa itu pemimpin? Pemimpin ialah melayani" (什么叫领导,领导就是服务).
Ditarik lebih jauh ke belakang, ada wejangan kuno yang terjemahan bebasnya kira-kira, "Berbuat untuk kepentingan umum, adalah inti dari pemerintahan; berbuat untuk kepentingan pribadi, adalah sumber dari kerusakan" (尽公者,政之本也;树私者,乱之源也).
Makanya, masih merujuk falsafah kepemimpinan Tiongkok, pemimpin mesti sadar bahwa, "民为邦本" (mín wéi bāng běn): kesejahteraan rakyat merupakan fondasi dari tegaknya suatu negeri. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: