Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT, KPK Seret Sejumlah Pihak ke Jakarta

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT, KPK Seret Sejumlah Pihak ke Jakarta

Fadia A Rafiq, Bupati Pekalongan Terseret Kasus OTT--pinterest

PEKALONGAN, HARIAN DISWAYBupati Pekalongan Fadia Arafiq terkena OTT alias operasi tangkap tangan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jawa Tengah, Selasa, 3 Februari 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi adanya operasi tersebut saat dimintai keterangan di Jakarta.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya Bupati,” ujar Budi.

Setelah diamankan, Fadia langsung dibawa ke Ibu Kota untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. 

Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum membeberkan perkara apa yang menjadi dasar operasi tersebut maupun siapa saja pihak lain yang turut diamankan.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam OTT. Selama proses itu, mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Sebut OTT KPK Jadi Syok Terapi bagi Pajak dan Bea Cukai

BACA JUGA:Riuhnya Para Kepala Daerah di-OTT KPK: Mereka Pejudi Politik

Penindakan di Pekalongan ini menambah daftar operasi senyap KPK sepanjang 2026. Berdasarkan catatan, ini menjadi OTT ketujuh yang dilakukan lembaga tersebut sejak awal tahun.

Sebelumnya, pada 9–10 Januari 2026, KPK lebih dulu menjaring delapan orang dalam kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara. 

Berikutnya, 19 Januari 2026, Wali Kota Madiun Maidi turut diamankan dan kemudian diumumkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan terkait proyek dan dana CSR.

Di tanggal yang sama, Bupati Pati Sudewo juga terjaring OTT dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan praktik pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.

BACA JUGA:KPK Dalami Dugaan Korupsi Cukai DJBC, Rokok Ilegal Disebut Kian Marak

BACA JUGA:KPK Tahan Budiman Bayu Prasojo Terkait Kasus Suap Impor Barang KW di Kementerian Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: