Membeludak, Puluhan Warga Serbu SIM Keliling Polda Jatim saat Ngabuburit di Masjid Al Akbar
Masyarakat menjalani tes yang telah disediakan sebagai salah satu syarat dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di depan Masjid Agung Al Akbar Surabaya pada Kamis, 5 Maret 2026.-Raden Khansa-Harian Disway-
SURABAYA, HARIAN DISWAY -- Memasuki hari kedua pelaksanaan, antusiasme warga SURABAYA terhadap layanan administrasi kendaraan keliling yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur di pelataran Masjid Agung Al Akbar mengalami peningkatan yang signifikan. Puluhan warga tampak antre sejak sore hari untuk mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Lonjakan pemohon terlihat signifikan dibandingkan hari pertama. Berdasarkan data di lapangan pada pelaksanaan hari kedua, petugas berhasil memproses total 36 pemohon SIM. Dari jumlah tersebut, perpanjangan SIM mendominasi dengan total 29 pemohon.
Angka ini melonjak dibandingkan dengan hari pertama. Pada hari pertama, mencatat kurang lebih 10 orang pemohon SIM secara keseluruhan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa informasi mengenai layanan jemput bola tersebut mulai tersebar luas dan dimanfaatkan optimal oleh masyarakat.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim AKBP Edith Yuswo Widodo, SIK menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola yang digabungkan dengan sosialisasi safety riding dan bagi-bagi takjil ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yakni pada tanggal 4, 5, dan 6.
BACA JUGA:Ngaji Ngabuburit di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Bagikan Tip Mendidik Anak ala Luqman Hakim
BACA JUGA:Ngabuburit di Wisma Jerman Surabaya, Nonton Film Komedi Hello Again
"Di sini juga memberikan pelayanan SIM juga. Pelayanan SIM, perpanjangan SIM terus ada Samsat keliling juga kita libatkan," jelas Edith kepada Harian Disway saat ditemui di lokasi pada Kamis, 5 Maret 2026.
Tingginya animo masyarakat pada hari kedua ini sejalan dengan analisis kepolisian terkait kebutuhan warga pekerja. Kasi SIM Subditregident Ditlantas Polda Jatim, AKP Tejo Reno Indratno, SIK, MM memaparkan bahwa layanan sore hari dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang sibuk beraktivitas di pagi hingga siang hari.
"Kita tahu masyarakat sekarang untuk waktu kerjanya itu di siang hari. Dan waktu istirahat di sore dan malam hari. Maka dari itu, apabila masyarakat yang tidak sempat untuk melaksanakan perpanjangan SIM atau layanan SIM atau mau bertanya langsung, kita buatkan sarana itu," terang Tejo.
Ia juga menjelaskan terkait keberhasilan dari sosialisasi yang dilakukan secara masif oleh tim kepolisian. keberhasilan tersebut terbukti dari peningkatan jumlah kunjungan masyarakat.

Band Semeru dari Kepolisian turut Memeriahkan Event SIM Ramadhan didepan Masjid Agung Al-Akbar Surabaya pada Kamis, 5 Maret 2026. -Raden Khansa-Harian Disway-
"Sosialisasi untuk kegiatan ini kita laksanakan baik itu dari media sosial yang sudah kita punya, terus dari yang dilaksanakan oleh Humas ataupun dari Ditlantas. Ya salah satunya medsos terus IG, TikTok dan lain-lain agar mencapai lebih banyak orang," tambahnya.
Melonjaknya jumlah pemohon di hari kedua ini menjadi indikator positif bahwa pendekatan humanis dari kepolisian tepat sasaran. Layanan ini sekaligus menjadi langkah krusial untuk memastikan kesiapan hingga kelengkapan pengendara sebelum menghadapi padatnya arus mudik lebaran mendatang. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: