Waspada Paylater Trap Jelang Lebaran 2026, Cara Cerdas Atur Gaji dan THR agar Tidak Boncos

Waspada Paylater Trap Jelang Lebaran 2026, Cara Cerdas Atur Gaji dan THR agar Tidak Boncos

Penggunaan layanan paylater melalui aplikasi di ponsel. Tanpa pengelolaan keuangan yang tepat, fasilitas ini berisiko membuat pengeluaran membengkak menjelang Lebaran.--pinterest

Tanpa perencanaan yang jelas, seseorang lebih mudah menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Anggaran itu dapat mencakup berbagai kebutuhan. Seperti zakat, sedekah, belanja bahan makanan, hingga biaya mudik. Dengan mencatatnya sejak awal, pengeluaran dapat dipantau dengan lebih teratur.

Perencanaan anggaran juga membantu menentukan batas belanja. Sehingga tidak melebihi kemampuan finansial.

BACA JUGA:5 Tip Menjaga Keuangan Mahasiswa Agar Tidak Mengalami Krisis Akhir Bulan

BACA JUGA:Waspada Dampak Buruk Paylater, Kemudahan yang Bisa Menghancurkan Keuangan Anda

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Promo diskon menjelang Lebaran sering kali membuat banyak orang tergoda untuk berbelanja lebih banyak. Padahal tidak semua barang yang dibeli benar-benar dibutuhkan.

Membedakan antara kebutuhan dan keinginan menjadi kunci agar pengeluaran tetap terkendali. Prioritaskan barang yang benar-benar diperlukan oleh keluarga.

Dengan disiplin dalam menentukan prioritas, risiko menggunakan paylater atau utang konsumtif dapat dikurangi.


Jangan terkecoh dengan jebakan paylater yang akan membuat keuanganmu semakin boncos.--pexels

Waspada Jebakan Paylater

Layanan paylater memang menawarkan kemudahan transaksi. Pembayarannya pun bisa ditunda. Namun, jika digunakan tanpa perhitungan, fasilitas itu dapat menimbulkan beban utang setelah Lebaran.

BACA JUGA:9 Tip Aman Menjadi Digital Nomad Tanpa Khawatir Masalah Keuangan

BACA JUGA:Komitmen SPayLater Dukung Pertumbuhan Inklusi Keuangan Digital

Banyak orang harus membayar cicilan ketika keuangan kembali normal setelah Hari Raya. Situasi itu sering membuat keuangan menjadi tidak stabil.

Karena itu, paylater sebaiknya digunakan secara cermat. Manfaatkan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

Alokasikan THR dengan Bijak

THR sering dianggap sebagai uang tambahan yang bebas digunakan untuk berbelanja. Padahal, dana itu sebaiknya dibagi dalam beberapa pos agar lebih bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: