Parade Indonesia Bermusik Buka Rangkaian Hari Musik Nasional di Makam WR Supratman

Parade Indonesia Bermusik Buka Rangkaian Hari Musik Nasional di Makam WR Supratman

Suar Marabahaya, duo musisi asal Surabaya yang membawakan lagu-lagu bernuansa kritik. Mereka tampil dalam Hari Musik Nasional di Makam W.R. Supratman, 8 Maret 2026.-Wahyu-

Sejumlah musisi lain turut meramaikan panggung. Di antaranya The Adipoday Snekta Bangkalan, duo asal Madura yang membawakan lagu-lagu kritik sosial dan musikalisasi puisi.

BACA JUGA:Kisah di Balik Ditetapkannya Hari Musik Nasional 9 Maret: Berawal dari Surabaya Full Music

BACA JUGA:Catat! Parade Indonesia Bermusik untuk Peringati Hari Musik Nasional Digelar 8-9 Maret 2024

Salah seorang peserta terjauh adalah Cep Ocim. Ia datang dari Serang, Banten. "Sudah dua kali saya hadir di Surabaya. Menyaksikan Hari Musik Nasional. Saya juga akan tampil. Membawakan beberapa lagu Gombloh, idola saya," ujarnya. 

Ocim pun memiliki agenda khusus selama di Kota Pahlawan. Selain menonton Hari Musik Nasional, ia juga akan melakukan ziarah ke makam W.R. Supratman dan makam Gombloh.


Buka Titik Jazz tampil dalam Hari Musik Nasional di Makam W.R. Supratman, 8 Maret 2026.-Wahyu Suhendra-

Selain itu, tampil pula berbagai kelompok musik seperti Buka Titik Jazz, Horas Project, Anolux, Gatot Strenkali, Pepeng, Random Acoustic, Tambur Acoustic, hingga Suar Marabahaya.

Salah seorang penampil dalam acara tersebut adalah musisi Surabaya Arul Lamandau. Ia membawakan empat lagu dengan gaya sederhana. Arul duduk bersila di atas karpet merah di depan photobooth, diiringi petikan gitar yang ia mainkan sendiri.

BACA JUGA:Bikin Bangga! Kiprah Seniman Istana Karya Difable di Panggung Hari Musik Nasional Surabaya

BACA JUGA:Di Balik Persiapan Hari Musik Nasional Cak Durasim Surabaya

Arul hampir setiap tahun terlibat dalam kegiatan Hari Musik Nasional di Surabaya. Menurutnya, keterlibatan para musisi dalam kegiatan seperti itu merupakan bagian dari upaya melestarikan lagu-lagu nasional.

“Artinya, sebagai musisi kami bisa berkontribusi nguri-uri (melestarikan, Red). Terlebih lagu-lagu nasional. Termasuk sosok salah seorang penciptanya, W.R. Supratman,” katanya.

Rangkaian Hari Musik Nasional di Surabaya berlangsung hingga 9 Maret. Pada hari kedua, agenda Ziarah Musik Indonesia Raya kembali digelar di makam W.R. Supratman.

Disertai berbagai penampilan dari Higayon Singer, Tegar, Istana Karya Difabel, hingga Pino Drummer Cilik.

BACA JUGA:9 Januari, 38 Tahun Meninggalnya Gombloh dan Kisah yang Terus Hidup

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: