Parade Indonesia Bermusik Buka Rangkaian Hari Musik Nasional di Makam WR Supratman
Suar Marabahaya, duo musisi asal Surabaya yang membawakan lagu-lagu bernuansa kritik. Mereka tampil dalam Hari Musik Nasional di Makam W.R. Supratman, 8 Maret 2026.-Wahyu-
Penampilan kemudian berlanjut dengan pasangan musisi Surabaya, Cak Untung dan Ning Indri. Keduanya menghadirkan kembali lagu-lagu rock Indonesia lawas yang mengundang nostalgia para penonton.
Ketua Panitia Hari Musik Nasional 2026 Nurhayati menjelaskan bahwa pembukaan itu menjadi awal dari rangkaian Parade Indonesia Bermusik. Yang menghadirkan berbagai kelompok musik dan seni. “Ada banyak penampil, baik individu, komunitas, maupun pelajar,” ujarnya.
Selain parade musisi, panitia juga menyiapkan Parade Musik Anak. Program itu memberi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan lagu-lagu anak. Sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap musik nasional.
BACA JUGA:Semesta Simbol Hari Musik Nasional 2024 (4): Musik Membangun Bangsa Bahas Dampak Musik
BACA JUGA:Semesta Simbol Hari Musik Nasional 2024 (3): Keluarga WR Supratman Tolak Film Wage
Humas Hari Musik Nasional 2026 Rokim Dakas menilai lagu anak saat ini semakin jarang terdengar. Padahal memiliki peran penting dalam pembentukan karakter. “Melalui lagu anak, mereka mendapatkan pesan dan nilai yang baik untuk membangun mental,” katanya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh seni dan budayawan. Salah satunya Remy Wicaksono, putra mendiang musisi Gombloh. Ia datang bersama istri dan anaknya untuk mengikuti rangkaian pembukaan Hari Musik Nasional di makam W.R. Supratman.

Cep Ocim, musisi yang tinggal di Serang, Banten, hadir dalam Hari Musik Nasional. Ia pun tampil pada penghujung acara dan membawakan lagu-lagu karya Gombloh.-Wahyu Suhendra-
Menurut Remy, peringatan Hari Musik Nasional merupakan bentuk penghargaan bagi para musisi Indonesia. Terutama terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya.
“Menurut saya ini suatu penghargaan bagi musisi-musisi Indonesia. Terutama untuk Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan,” ujarnya.
BACA JUGA:Ziarah Makam WR Supratman saat Peringatan Hari Musik Nasional 2024, Heri Lentho Sayangkan Bau Sampah
BACA JUGA:Non-stop 24 Jam, Hari Musik Nasional 2024 di Surabaya Semarak dengan 30 Penampil
Ia datang karena kecintaannya terhadap musik. Sekaligus untuk menghormati Hari Musik Nasional yang berkaitan dengan sosok pencipta Indonesia Raya.
“Pertama saya memang suka musik. Kedua, saya juga ingin menghormati Hari Musik ini. Terutama sebagai hari lahir pencipta lagu Indonesia Raya," ungkapnya.
"Saya ingin mendengar lagu-lagu karya Gombloh, almarhum ayah saya juga. Meskipun mungkin saya tidak bisa memberikan sumbangsih apa-apa di sini, paling tidak saya hadir untuk memuaskan rindu. Sekaligus menghormati pencipta lagu nasional,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: