Arsenal Dikritik Soal Bola Mati, Rooney Pasang Badan untuk Arteta
Wayne Rooney membela taktik bola mati Mikel Arteta di Arsenal, menilai kritik tersebut tidak adil selama strategi itu efektif membawa tim memuncaki klasemen.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pembelaan kepada pelatih Mikel Arteta di tengah kritik terhadap gaya bermain Arsenal musim ini.
Rooney menilai kritik tersebut tidak adil, terutama karena Arsenal justru sedang berada dalam posisi yang sangat kuat dalam perburuan gelar.
Arsenal saat ini masih berpeluang meraih empat trofi musim ini. Mereka berhasil melaju ke perempat final FA Cup setelah mengalahkan Mansfield Town dengan skor 2-1. Selain itu, The Gunners (sebutan Arsenal) juga memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan tujuh poin dari Manchester City.
Di kompetisi lain, Arsenal masih memiliki agenda penting menghadapi Manchester City di EFL Cup, sementara di Eropa mereka bersiap menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen.
BACA JUGA:Arteta Coba Formasi 3-4-2-1, Arsenal Nyaris Dipermalukan Mansfield di FA Cup
BACA JUGA:Mansfield vs Arsenal 1-2, The Gunners Bablas ke Perempat Final Piala FA

Selebrasi Noni Madueke usai buka keunggulan Arsenal atas Manfield dalam laga FA Cup 2025/2026 ronde ke-5, Sabtu 7 Maret 2026-Catherine Ivill-Getty Images
Meski tampil konsisten, gaya bermain Arsenal justru mendapat banyak sorotan. Kritik muncul setelah kemenangan 2-1 atas Chelsea di liga, di mana Arsenal mencetak gol melalui situasi bola mati dari tendangan sudut.
Statistik menunjukkan Arsenal telah mencetak 16 gol dari sepak pojok di Premier League musim ini.
Jumlah tersebut menyamai rekor tertinggi dalam satu musim liga, yang sebelumnya juga pernah dicapai oleh Oldham Athletic pada musim 1992-93, West Bromwich Albion pada 2016-17, serta Arsenal sendiri pada musim 2023-24.
Beberapa pengamat bahkan mengkritik pendekatan tersebut sebagai permainan yang terlalu mengandalkan fisik dan strategi bola mati. Namun Rooney menilai kritik tersebut berlebihan. Ia mencontohkan pengalaman dirinya ketika bermain untuk Manchester United.
Menurutnya, tim yang ia bela saat memenangkan gelar liga terakhir juga tidak selalu tampil spektakuler, tetapi tetap dikenang sebagai juara.
BACA JUGA:Arsenal Catat Ugly Win Lagi, Gaya Main Mikel Arteta Mulai Dikritik
BACA JUGA:Brighton Sikat Habis Taktik Arsenal, Fabian Hurzeler: Mereka Main dengan Aturan Sendiri!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: fotmob