KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam OTT Dugaan Suap Proyek
KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan sejumlah pihak dalam OTT terkait dugaan suap proyek di Pemkab Rejang Lebong.--
HARIAN DISWAY - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari berkaitan dengan dugaan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Selasa, 10 April 2026.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut tim penyidik mengamankan total 13 orang dari sejumlah lokasi di Bengkulu. Dari jumlah itu, sembilan orang telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap konstruksi perkara tersebut. Sejumlah pihak yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran masing-masing dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.
BACA JUGA:KPK Optimistis Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Ditolak Hakim PN Jakarta Selatan
BACA JUGA:KPK Lelang 25 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp26,2 Miliar Melalui Sistem Daring
Budi Prasetyo belum memerinci proyek apa saja yang diduga berkaitan dengan praktik suap tersebut. Menurutnya, informasi lengkap mengenai proyek dan nilai transaksi suap akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers KPK.
“Nanti kami akan update ya, terkait dengan proyek-proyek di dinas apa, nilainya berapa gitu, nanti kami akan sampaikan lengkap di konpers,” tuturnya.
Selain Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, tim KPK juga mengamankan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja dalam operasi senyap tersebut. Penangkapan itu juga melibatkan tiga aparatur sipil negara (ASN) serta empat pihak dari kalangan swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara.
Dalam proses penindakan tersebut, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan antara lain berupa dokumen terkait proyek, perangkat elektronik, serta uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik suap.
BACA JUGA:Koruptor Lagi dan Lagi Ditangkapi Aparat KPK: Wajah Teori Anomie
BACA JUGA:KPK Tetapkan Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Tersangka Korupsi Outsourcing 2023–2026
Namun hingga saat ini KPK belum mengungkap secara rinci jumlah uang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Penyidik masih melakukan verifikasi terhadap seluruh barang bukti yang ditemukan.
“Sehingga dalam pemeriksaan secara intensif, pagi ini, tentu para pihak yang diamankan didalami terkait dengan konstruksi perkara tersebut,” jelas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: