Diskusi Buku Eunoia Menuju Seekor Bajingan di Mobil Slavee: Manusia Munafik yang Ditempa Kemiskinan

Diskusi Buku Eunoia Menuju Seekor Bajingan di Mobil Slavee: Manusia Munafik yang Ditempa Kemiskinan

WHANI DARMAWAN membahas Eunoia Menuju Seekor Bajingan di Mobil Slavee dalam diskusi buku di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada Selasa, 10 Maret 2026. Zuhdi Zang (kiri) menjadi pembedah.--Dokumentasi Panitia Bedah Buku USD

BACA JUGA:Mengenang 100 Hari Wafatnya Oei Hiem Hwie, Ikohi Luncurkan Buku Marga Oei yang Murtad

BACA JUGA:Titimangsa Rilis Buku Antologi Naskah Monolog Di Tepi Sejarah, Hadirkan Happy Salma dan Ahda Imran

Lima penulis lainnya adalah B.M. Anggana (produksi), Rumeksa Setyadi (sejarah), Candra Malik (spiritualitas), Indro Suprobo (filsafat), dan Ikun Sri Kuncoro (penyuntingan).

Beragamnya sorotan dan analisis terhadap karya Whani membuatnya memilih judul Eunoia Menuju Seekor Bajingan di Mobil Slavee. Eunoia berasal dari Bahasa Yunani yang berarti pikiran-pikiran baik.

"Jadi, kalau diterjemahkan secara harfiah atas judul tersebut, buku ini adalah pikiran-pikiran baik tentang Seekor Bajingan di Mobil Slavee," tandas pemeran Ki Mangun Suroto dalam Danyang Wingit Jumat Kliwon (2025) tersebut. (*)

BACA JUGA:Bedah Buku Pater Fritz Meko: Kembara Pikiran, Catatan Harian Seorang Imam Katolik

BACA JUGA:Genap 17 Tahun, Elena Hendropurnomo Luncurkan Buku Kumpulan Puisi Citrus Society

*) Aktor, Acting Coach

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: