Hujan Ekstrem Kacaukan MotoGP Brasil, Sirkuit Goiania Tergenang Air

Hujan Ekstrem Kacaukan MotoGP Brasil, Sirkuit Goiania Tergenang Air

Terowongan penghubung ke paddock sirkuit Goiania, masih terlihat sedikit basah, pasca hujan deras hari Rabu 18 Maret 2026--Twitter German Garcia Casanova @germax33

Ancaman cuaca ekstrem masih membayangi Goiânia, dengan probabilitas hujan mencapai 89% pada Jumat dan 68% pada Minggu.

Kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat grip lintasan, bahkan saat kering, sehingga meningkatkan risiko bagi para pembalap.

Minimnya grip diduga dipengaruhi oleh status sirkuit yang baru pertama kali menggelar MotoGP, sekaligus menjadi lintasan baru bagi pabrikan ban Michelin.

BACA JUGA:MotoGP Brasil 2026: Sirkuit Goiania Jadi Ujian Berat Marc Marquez

BACA JUGA:Efek Geopolitik: MotoGP Tunda GP Qatar 2026, Lusail Masuk Triple-Header Penutup Musim

Strategi Ban Michelin untuk GP Brasil

Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, Michelin telah melakukan simulasi karakter lintasan.

Pabrikan asal Prancis itu akan membawa:

  • Ban depan dengan spesifikasi seperti di Red Bull Ring (Austria)

  • Ban belakang seperti yang digunakan di Buriram (Thailand) dan Mandalika (Indonesia)

Dalam kondisi hujan, sejauh ini hanya kelas Moto2 dan Moto3 yang telah menguji ban basah dari Pirelli, yakni saat pengujian di Sirkuit Portimão (Portugal) pada 9–12 Februari 2026.

Jadwal MotoGP Brasil Berpotensi Diubah

Terlepas dari hujan deras yang melanda sejak Rabu, kesigapan otoritas sirkuit dan pemerintah setempat dalam membersihkan lintasan patut diapresiasi.

Dengan hanya tersisa satu hari sebelum sesi latihan bebas pada Jumat, 20 Maret 2026, ada kemungkinan International Road-Racing Teams Association (IRTA) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) akan menyusun ulang jadwal GP Brasil.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan pembalap di tengah cuaca ekstrem. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: