Man City Juara Carabao Cup, Pep Guardiola Pun Terkejut
Pep Guardiola puji kebangkitan Man City di babak kedua usai bungkam Arsenal 2-0 di final Carabao Cup, tegaskan fokus kejar trofi lain meski tertinggal di liga.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Manchester City menjuarai Carabao Cup 2025/2026 adalah sebuah kejutan. Apalagi, mereka mengalahkan Arsenal 2-0 dalam final yang digelar di Stadion Wembley, Senin dini hari WIB, 23 Maret 2026.
Karena sederet tren negatif yang dialami Man City, Arsenal lebih diunggulkan dalam laga itu. Secara kedalaman skuad, Arsenal juga relatif lebih baik karena tidak banyak diganggu cedera.
Maka, ketika Nico O'Reilly mencetak dua gol kemenangan The Citizens, yang kaget bukan hanya fans. Tapi juga sang pelatih, Pep Guardiola. Ia sama sekali tidak menyangka.
"Hari ini adalah tantangan besar, dan tidak ada (kemenangan) yang didapat secara cuma-cuma," kata Guardiola kepada TNT Sports. "Tapi terus terang, di babak kedua, aku bahkan tidak percaya kami bisa melakukan itu melawan Arsenal," tambahnya.
BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Kalahkan Arsenal 2-0 di Final Carabao Cup, Nico O'Reilly Terbaik!
BACA JUGA:Arsenal vs Man City 0-2, Brace O'Reilly Bawa The Cityzens Juara Carabao Cup!
Kemenangan tersebut mengukuhkan Guardiola sebagai manajer tersukses dalam sejarah Carabao Cup. Ia meraih lima gelar Piala Liga, melewati rekor Brian Clough, Sir Alex Ferguson, dan Jose Mourinho.
City Menguat di Babak Kedua

Man City juara Carabao Cup 2025/2026 usai mengalahkan Arsenal 2-0, Minggu 22 Maret 2026. Foto: Kapten Bernardo Silva mengangkat trofi Carabao Cup 2025/2026-Glyn Kirk-Getty Images
Guardiola mengakui bahwa ia sempat meragukan kemampuan timnya untuk benar-benar mendominasi Arsenal. Hingga akhirnya melihat sendiri perubahan besar di babak kedua final Carabao Cup.
Ya, di babak pertama, mereka memang unggul penguasaan bola hingga sekitar 60%. Tetapi gagal menciptakan peluang berbahaya. Tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran, dan nilai expected goals (xG) mereka hanya 0,33.
Perubahan besar terjadi setelah jeda. City tampil lebih berani dan efektif dalam menyerang. Mereka mencatatkan delapan tembakan di babak kedua, lebih banyak dibanding Arsenal, serta unggul tipis dalam kualitas peluang.
"Aku terkejut. Tapi performa di paro kedua laga menunjukkan identitas asli kami saat menghadapi lawan kuat," kata Guardiola. "Pertandingan ini jadi bukti level permainan City ketika tampil maksimal melawan tim terbaik," lanjutnya.
BACA JUGA:Era Jack Grealish Bersama Man City Sudah Usai, Wrexham Jadi Pelabuhan Baru?
BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions, Bernardo Silva Parah!
Fokus ke Depan, Bukan Dampak Psikologis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber