Balap Robin Meriahkan Lebaran di Subulussalam, Tanda Warga Aceh Bangkit Pascabencana
Sejumlah peserta mengikuti Balap Robin di Sungai Lae Soraya, Subulussalam, disaksikan ratusan warga yang memadati bantaran sungai saat momen Lebaran.-Bakom RI-
HARIAN DISWAY – Balap Robin kembali digelar di Sungai Lae Soraya, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, saat momen Lebaran 2026. Hal ini menjadi tanda bangkitnya aktivitas masyarakat usai banjir besar pada akhir tahun 2025 lalu.
Suasana Lebaran tahun ini juga terasa lebih hidup setelah terjangan banjir bandang tahun lalu yang merusak banyak bangunan dan infrastruktur. Warga mulai kembali beraktivitas dan menghadirkan tradisi khas yang dinantikan di setiap momen lebaran.
Balap Robin merupakan lomba perahu bermesin. Lomba ini diikuti oleh masyarakat setempat dan digelar di sepanjang aliran Sungai Lae Soraya. Ajang ini memang rutin diselenggarakan saat Idulfitri atau menyambut 1 Syawal.
Tahun ini, ratusan warga memadati bantaran sungai untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
BACA JUGA:Potret Prabowo Salat Id dan Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Aceh Tamiang
BACA JUGA:Prabowo Salat Idulfitri di Aceh, Menag: Ingin Bersama Warga Terdampak Bencana
Perahu-perahu kayu melaju kencang, saling adu cepat dengan suara mesin diesel yang khas. Antusiasme penonton terlihat tinggi, menciptakan suasana meriah di tengah proses pemulihan pascabencana.
Tak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga berdampak pada pergerakan ekonomi warga. Pelaku usaha kecil tampak memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan di sekitar lokasi lomba.
Salah satu warga, Tengku Fikri Wirlandi Kombi, menilai Balap Robin membawa dampak baik. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Kami harap kepada pemerintah agar selalu men-support event-event tahunan ini,” kata Fikri, dikutip Rabu, 25 Maret 2026.
BACA JUGA:Isu Kelangkaan BBM Akibat Konflik Timur Tengah Bikin Resah, SPBU di Aceh Diserbu Warga
Ketua panitia, Muhammad Ikhwan Sambo, mengatakan lomba ini melibatkan masyarakat dari seluruh Kecamatan Rundeng dan didukung oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan setempat.
“Kami berencana mengajukan ke pemerintah kota untuk dilangsungkan perlombaan tingkat kota,” kata Ikhwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: