F1 2026 Berbenah: Regulasi Energi Dikoreksi Demi Kembalikan Esensi Balap

F1 2026 Berbenah: Regulasi Energi Dikoreksi Demi Kembalikan Esensi Balap

Tikungan 130R, tikungan paling ikonik di kalender Formula 1 dan di sirkuit Suzuka, Jepang. --Twitter Jon Noble @NobleF1

“Untuk memastikan keseimbangan antara penggunaan energi dan performa pembalap, batas maksimum pengisian energi untuk kualifikasi akhir pekan ini dikurangi dari 9,0 MJ menjadi 8,0 MJ,” demikian kutipan pernyataan resmi FIA.

BACA JUGA:Inovasi Aerodinamika Ferrari dan Haas Jadi Sorotan di GP China 2026, Mercedes Tetap Dominan

BACA JUGA:Kimi Antonelli Menang GP China 2026, Cetak Sejarah di Formula 1

FIA juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses penyempurnaan regulasi setelah penerapan awal musim 2026.

Perubahan ini memungkinkan pembalap tampil lebih agresif di Sirkuit Suzuki, dengan gaya yang lebih mendekati pendekatan tradisional saat kualifikasi, serta mengurangi kebutuhan mengangkat pedal gas secara berlebihan.

Menjelang balapan akhir pekan, Direktur Balap Alpine, Dave Greenwood, menyebut bahwa kecepatan di beberapa titik lintasan kemungkinan akan menurun akibat berkurangnya tingkat downforce pada mobil F1 2026.

Sepanjang musim F1 2026, kejuaraan ini tetap terbuka terhadap penyesuaian regulasi, seiring dengan semakin banyaknya data yang dikumpulkan dari penerapan aturan baru.

Untuk saat ini, pengurangan batas kualifikasi energi berlaku mulai akhir pekan Grand Prix Jepang, dan para kepala teknisi seluruh tim memdukung langkah pembaruan dari FIA. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: