Diskon Tol 30 Persen Berlaku 26–27 Maret, Arus Balik Lebaran Diprediksi Memuncak Lagi
Kendaraan melintas di ruas tol saat arus balik Lebaran 2026. Pemerintah memberlakukan diskon tarif tol 30 persen pada 26–27 Maret guna mengurai kepadatan dan mendorong pemudik mengatur waktu perjalanan.-Bakom RI-
HARIAN DISWAY - Diskon tarif tol sebesar 30 persen mulai diberlakukan pada 26–27 Maret 2026 untuk membantu mengurai lonjakan arus balik Lebaran yang diprediksi kembali memuncak dalam beberapa hari ke depan.
Hingga 24 Maret 2026, sebanyak 1,95 juta kendaraan tercatat telah kembali ke wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
berdasarkan data dari Jasa Marga, jumlah tersebut sudah mencapai 57,7 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan masuk hingga akhir periode arus balik pada 31 Maret 2026. Artinya, pergerakan kendaraan masih akan terus meningkat.
Arus balik sejauh ini didominasi dari arah timur menuju Jabotabek. Jalur Trans Jawa dan Bandung menyumbang 43,4 persen atau sekitar 850 ribu kendaraan. Sementara dari arah barat (Merak) sebesar 31,5 persen dan selatan (Puncak) 25,1 persen.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Tol hingga Bandara Dipadati Pemudik
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan lonjakan signifikan terjadi pada 24 Maret 2026. Dalam sehari, kendaraan yang masuk ke Jabotabek mencapai 256 ribu unit, naik 99 persen dibandingkan volume normal yang hanya sekitar 128 ribu kendaraan.
“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik berikutnya pada tanggal 28, dan 29 Maret 2026," kata Rivan dalam keterangan resminya pada Kamis, 26 Maret 2026.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan di puncak arus balik. Selain memanfaatkan diskon tarif tol di sembilan ruas utama, masyarakat juga didorong menggunakan skema Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026.
Dengan fleksibilitas waktu tersebut, pemudik diharapkan dapat memilih jadwal perjalanan yang lebih lengang. Upaya ini sekaligus membantu pemerataan arus lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan nyaman.(*)
*)Peserta Magang dari Universitas Airlangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: