MotoGP AS 2026: Bezzecchi Tak Terbendung, Rebut Kemenangan Kelima Beruntun dan Rekor 121 Lap

MotoGP AS 2026: Bezzecchi Tak Terbendung, Rebut Kemenangan Kelima Beruntun dan Rekor 121 Lap

MotoGP AS 2026: Bezzecchi tak terbendung, rebut kemenangan kelima beruntun dan rekor 121 lap. Foto: Bezzecchi mengangkat trofi di podium COTA, 30 Maret 2026. -Getty Images via AFP-

HARIAN DISWAY - Dominasi total ditunjukkan Marco Bezzecchi di MotoGP Amerika Serikat 2026. Memimpin sejak start hingga finis, pembalap Aprilia Racing itu mengunci kemenangan kelima beruntun.

Ia juga mencatat rekor baru di MotoGP. Yakni, berada di posisi terdepan sepanjang 121 lap. Ia benar-benar tak tergoyahkan sejak akhir musim lalu. Ia juga jadi rider pertama dalam 10 tahun yang menjuarai tiga seri pertama MotoGP.

Kemenangan di Circuit of the Americas (COTA), sekaligus menegaskan bahwa ia kini menjadi poros utama perebutan gelar juara dunia 2026. Ia memimpin klasemen pembalap dengan 81 poin.

Melengkapi kebagaaiaan Aprilia, Jorge Martin finis di posisi kedua. Ia memastikan finis 1-2 berturut-turut bagi tim pabrikan asal Noale tersebut. Ia juga menguntit Bezzecchi di klasemen, dengan hanya tertinggal 4 poin saja.

BACA JUGA:MotoGP AS 2026: Marc Marquez Kena Penalti, Sebut Diggia Pantas Marah

BACA JUGA:MotoGP AS 2026: Jorge Martin Juara Sprint Berkat Ngotot Pilih Ban Medium

"Aku senang. Aku sangat senang. Kemarin (di Sprint Race, Red), aku melakukan kesalahan besar. Maka, penting untuk menjalani balapan yang bagus hari ini," ungkap Bezzecchi di parc ferme, usai finis.

"Aku sempat sedih banget kemarin. Tapi tim memberikan dukungan yang luar biasa," lanjutnya. "Mereka selalu ada untuk membantuku berkembang. Semoga kami bisa terus seperti ini. Suasananya luar biasa," imbuh pembalap 27 tahun itu.

Jalannya Balapan MotoGP AS 2026


MotoGP AS 2026: Bezzecchi tak terbendung, rebut kemenangan kelima beruntun dan rekor 121 lap. Foto: Bezzecchi (Aprilia) memimpin sejak start, diikuti Pedro Acosta dan Marc Marquez, 30 Maret 2026.-Getty Images via AFP-

Balapan utama MotoGP yang berlangsung selama 20 lap di Sirkuit COTA digelar dalam kondisi suhu aspal mencapai 43 derajat Celcius. Mayoritas pembalap memilih kombinasi ban medium-medium.

Saat lampu start padam, Pedro Acosta (KTM) dan Bezzecchi melakukan start yang lebih baik. Mereka langsung menyalip pemegang pole position Fabio Di Giannantonio di tikungan pertama.

BACA JUGA:Panas! Ramon Forcada Sebut Ducati Kacau Kelola Tim Satelit, Aprilia Lebih Unggul

BACA JUGA:Mengenal Teknologi Alur Mikro Ban Michelin untuk MotoGP 2026

Pembalap VR46 tersebut sempat turun ke posisi kelima ketika Acosta memimpin menuju jalur lurus. Namun, Acosta melebar dan hampir bertabrakan dengan Bezzecchi yang nyaris terjatuh dari motornya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber