Prabowo: Daripada Uang-Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Saya Bisa Makan
ILUSTRASI Prabowo: Daripada Uang-Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Saya Bisa Makan.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -
DALAM suatu pertemuan, Prabowo mengatakan, ”saya akan bertahan untuk sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Saya yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada, saya pertaruhkan kepemimpinan saya. 2029 kita lihat.”
Kalimat itu kuat. Pendek. Langsung kena. Yang dibenturkan juga dua hal yang gampang diingat dan dipahami: korupsi dan rakyat makan. Dari sisi politik, wajar kalau kalimat seperti itu cepat jadi pusat perhatian. Ia tidak butuh penjelasan panjang. Sekali dengar, publik langsung tahu arah pesannya.
Kita juga paham kenapa Prabowo membelanya sekuat itu. Program MBG (Makan Bergizi Gratis) menyentuh urusan dasar (basic needs). Soal anak-anak. Soal gizi. Soal keluarga yang hidupnya pas-pasan.
BACA JUGA:Ketika Tak Ada Yang Berani 'Bisiki' Objektivitas kepada Prabowo
BACA JUGA:Danantara dan Kopdes: Taruhan Besar Prabowo Melawan Kapitalisme Pasar
Jadi, ketika negara datang lewat program seperti itu, lalu presiden berkata siap mempertaruhkan kepemimpinannya, itu menunjukkan bahwa program tersebut memang ditempatkan sebagai hal penting.
Namun, ada satu hal yang patut diperiksa lebih hati-hati.
Kalau korupsi dipakai sebagai pembanding, muncul pertanyaan, mengapa ia tampak diletakkan seperti sebuah pilihan? Bukankah memberantas korupsi memang tugas pemerintah? Bukankah itu kewajiban dasar negara?
Jadi, saat kalimat itu disusun dengan pola ”daripada dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan”, muncul kesan seolah yang sedang dihadapkan adalah dua kemungkinan yang sama-sama terbuka. Padahal, semestinya tidak begitu.
BACA JUGA:Prabowo, Demokratisasi, dan Dialog Deliberatif: Ketika Dialog Tak Selalu Terlihat
BACA JUGA:Kapolri Mendahului atau Melawan Presiden Prabowo?
Korupsi itu bukan opsi.
Korupsi itu kegagalan.
Dan, membereskannya memang pekerjaan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: