GT World Challenge Asia 2026, Sajikan Duel Kecepatan dan Atraksi Budaya Imersif

GT World Challenge Asia 2026, Sajikan Duel Kecepatan dan Atraksi Budaya Imersif

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat (tengah) didampingi Plt. Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fadjar (kanan) melihat mobil balap GT3 di Jakarta -Dokumentasi InJourney-

MANDALIKA, HARIAN DISWAY – Ajang GT World Challenge Asia 2026 seri ketiga dan keempat akan digelar di MANDALIKA International Circuit, 1 hingga 3 Mei mendatang. Event ini menggabungkan motorsport dengan kekayaan budaya Indonesia dalam satu panggung sportainment.

Sedikitnya, 30 mobil GT3 dari 17 negara akan mengambil bagian. Atmosfer balapan berkecepatan tinggi akan berpadu dengan konsep pembukaan yang imersif. 

Gelaran tersebut akan menampilkan kolaborasi seni budaya Nusantara. Mandalika menegaskan diri sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding sirkuit lain.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menyebut ajang ini memiliki nilai strategis bagi pembangunan olahraga nasional. Event internasional mampu memperkuat ekosistem olahraga, sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas atlet dan industri olahraga. 

BACA JUGA:IIMS 2026 Jakarta Kenalkan Mobil Formula 4 dan Jadwal Mandalika Festival of Speed


GT World Challenge Asia 2026 seri 3 dan 4 akan kembali di gelar di Mandalika International Circuit, pada 1-3 Mei 2026-Dokumentasi InJourney-

“Selain itu, dampaknya juga signifikan terhadap pengembangan sektor pariwisata berbasis olahraga yang berkelanjutan,” katanya.

Kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi modal penting. Pada 2025, ajang ini menarik sekitar 9 ribu penonton sepanjang akhir pekan balapan. Siaran digitalnya menembus jutaan penonton. 

Direktur Komersial InJourney Veronica H. Sisilia menilai event ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment dunia. 

Dia menegaskan partisipasi puluhan pembalap internasional memberikan eksposur global yang kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:Aleix Espargaro Jalani Uji Rahasia RC213V di Malaysia Usai MotoGP Mandalika, ini Detailnya.

BACA JUGA:Pertamina Pastikan Energi Aman Selama MotoGP Mandalika 2025, Dari Udara hingga Darat

Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar mengatakan event internasional secara konsisten menciptakan efek berganda. Mulai dari peningkatan okupansi hotel, geliat UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru di kawasan Mandalika.

Penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan konsep opening ceremony yang lebih modern dan spektakuler. Visual ikonik seperti Gunung Rinjani, Tambora, Garuda, hingga Merah Putih akan dikemas dalam pertunjukan kolaboratif.

Sejumlah 500 talenta dari b erbagai daerah dilibatkan. Narasi yang diangkat menonjolkan persatuan dan keberagaman Indonesia.

Ajang ini diperkirakan menghadirkan 46 pembalap dari berbagai negara. Seperti Jepang, Tiongkok, Australia, Prancis, Amerika Serikat, dan Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: